TITIKNOL.ID – Pemain film dan penyanyi asal Taiwan, Barbie Hsu dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Senin (3/2/2025).
Perempuan yang melejit namanya setelah membintangi serial Meteor Garden pada tahun 2001 ini dilaporkan meninggal dunia pada usia 48 tahun.
Dalam serial yang menyedot animo masyarakat itu, Barbie Hsu memerankan karakter Shancai.
Barbie Hsu menjadi familiar di negara Asia Tenggara seperti Filipina, Thailand, dan Indonesia berkat perannya tersebut.
Kabar kematian Barbie Shu dikonfirmasi sang kakak, Dee Hsu, kepada TVBS News Taiwan pada hari ini.
“Selama Tahun Baru Imlek, keluarga kami datang ke Jepang untuk berlibur. Adik perempuan saya tersayang Barbie telah meninggalkan kami setelah terkena pneumonia, yang dipicu oleh influenza,” jelas Dee Hsu dalam sebuah pernyataan yang dibagikan oleh manajernya, dikutip BBC.
“Saya bersyukur bisa menjadi saudaranya di kehidupan ini, saling menjaga satu sama lain… Saya akan selalu berterima kasih padanya dan mengingatnya,” lanjutnya.
Lantas, apakah penyakit pneumonia ini? Simak penjelasannya, dikutip dari siloamhospitals.com.
PENYEBAB PNEUMONIA
Radang paru-paru atau pneumonia adalah peradangan pada parenkim paru yang bisa terjadi bukan hanya pada anak-anak tapi dapat terjadi pada orang dewasa, tetapi terjadi lebih sering pada bayi dan awal masa kanak-kanak.
Secara klinis, pneumonia dapat terjadi sebagai penyakit primer atau komplikasi lain.
penyakit yang dikenal juga dengan sebutan paru-paru basah ini sangat rentan menyerang anak-anak dan lansia, terutama yang mengidap penyakit paru-paru kronis.
Berikut beberapa orang yang masuk dalam kategori paling berisiko terkena pneumonia adalah:
– Perokok aktif
– Memiliki riwayat stroke
– Bayi berusia 0-2 tahun, dan lansia di atas usia 65 tahun
– Penggunaan obat-obatan tertentu yang menyebabkan masalah pada sistem imun, seperti steroid, konsumsi antibiotik dalam jangka panjang, dan lainnya
– Memiliki riwayat asma, gagal jantung, diabetes, HIV/AIDS, cystic fibrosis, dan penyakit kronis lainnya
– Sedang menjalani kemoterapi di mana kondisi ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga virus dan bakteri mudah menyerang
Mengenai penyebabnya, penyakit ini bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan jamur.
Sementara untuk orang dewasa, penyebab pneumonia paling sering terjadi karena bakteri.
Pneumonia juga bisa disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2 atau yang dikenal dengan sebutan virus corona, penyebab COVID-19.
Dibandingkan dengan kondisi lainnya, pneumonia akibat infeksi virus corona jauh lebih berbahaya.
GEJALA PNEUMONIA
Pada dasarnya, gejala pneumonia hampir sama dengan masalah paru-paru lainnya, di antaranya batuk dengan intensitas tinggi dan disertai dahak.
Selain itu, dilansir dalam Mayo Clinic, berikut beberapa gejala umum yang terjadi saat Anda mengalami pneumonia:
– Demam tinggi, suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat Celcius
– Dada terasa sakit dan sulit bernapas
– Penurunan nafsu makan
– Berkeringat
– Menggigil
– Detak jantung terasa cepat
Selain gejala umum, ada juga gejala pneumonia lainnya yang cukup jarang terjadi namun bisa saja muncul sebagai gejala penyerta dari pneumonia adalah:
– Batuk disertai darah
– Nyeri sendi dan otot
– Lemas dan lelah
– Kepala sakit
– Mual dan muntah
Gejala tersebut umumnya akan terjadi selama 1 – 2 hari, tanpa penurunan gejala. Namun, kondisi ini bisa berbeda tergantung dari sistem kekebalan tubuh masing-masing. (*)
Barbie Hsu Pemeran Shancai dalam Serial Meteor Garden Meninggal Dunia Akibat Pneumonia, Yuk Kenali Penyebab dan Gejalanya












