TITIKNOL.ID, PENAJAM – Ternak memiliki potensi dalam menyediakan kebutuhan protein hewani yang penting bagi pemenuhan gizi masyarakat.
Kebutuhan protein ini perlu diiringi dengan peningkatan produksi hewan ternak.
Di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) populasi sapi ternak setidaknya berjumlah kurang lebih 8.000 ekor.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Kabupaten PPU, Ristu Pramula, mengungkapkan jumlah yang ada, bagaimana caranya agar terus meningkat.
“Salah satunya kami mendatangkan ternak dari luar daerah dengan kondisi sehat untuk menambah populasi agar bisa dikembangkan,” ucap Ristu, Minggu (9/2/2025).
Ia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan daging, sebagian besar pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) juga masih mendatangkan ternak dari luar.
“Jadi pihak RPH juga mendatangkan pasokan sapi dari luar daerah, karena jika ternak di wilayah sendiri pasti habis ternak kita, sedangkan kita terus upayakan peningkatan populasinya,” ujarnya.
Ristu menambahkan, tahun lalu Dinas Pertanian melalui bidang peternakan dan kesehatan hewan memberikan bantuan 17 ekor sapi kepada peternak.
“Tahun ini kami menyiapkan bantuan 20 ekor sapi dan 200 ekor kambing. Namun, sebelum disalurkan, akan menjalani proses lelang dulu karena ada pengurangan anggaran dari pusat,” katanya.
Disebutkan, anggaran tersebut mencapai Rp300 juta untuk sapi dan Rp400 juta untuk ternak kambing.
“Mengingat populasi ternak kita yang masih relatif sedikit, melalui bantuan ini harapannya mampu meningkatkan populasi dan produksi ternak, serta mendorong pertukaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (TN01)












