PENAJAM, TITIKNOL.ID – Rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 28 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih dalam tahap perencanaan.
Hingga saat ini, anggaran pembangunan sekolah tersebut belum tersedia dan masih dalam proses perencanaan desain penuh.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkeru, mengatakan bahwa dalam Daftar Prioritas Anggaran (DPA), belum ada alokasi dana untuk pembangunan SMP baru tersebut.
“Anggarannya belum ada di DPA, saat ini masih dalam tahap perencanaan desain penuh,” ujar Andi, Minggu (9/2/2025).
Meski begitu, lahan seluas tujuh hektare telah disiapkan untuk pembangunan sekolah tersebut.
Ia berharap luas lahan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan, sebagaimana SMPN 21 PPU.
Saat ini, Disdikpora PPU tengah bekerja sama dengan konsultan untuk menyusun desain keseluruhan pembangunan SMP baru ini.
“Informasi yang beredar di masyarakat bahwa Disdikpora sudah mulai membangun tidak benar. Saat ini, kami masih dalam tahap perencanaan desain penuh agar nantinya pembangunan bisa lebih tertata dengan baik,” jelasnya.
Andi menegaskan bahwa anggaran tidak bisa muncul bersamaan dengan perencanaan.
“Kalau perencanaan sudah selesai, nanti bisa dianggarkan dalam APBD Perubahan. Jadi, pembangunan baru bisa dilaksanakan pada tahun berikutnya,” tegasnya.
Pembangunan SMP baru ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan akses pendidikan bagi peserta didik di Kelurahan Lawe-Lawe.
Selama ini, mereka kesulitan mendapatkan sekolah dan terpaksa harus menempuh jarak lebih jauh ke SMPN 5 PPU dan SMPN 21 PPU. (TN01)












