Penajam

Dispusip PPU Siapkan Transformasi Menuju Perpustakaan Digital

307
×

Dispusip PPU Siapkan Transformasi Menuju Perpustakaan Digital

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dispusip PPU Aswar Bakri

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Berbagai inovasi terus dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam rangka mengembangkan budaya minat baca di kalangan masyarakat, terutama seiring dengan digitalisasi.

Sekretaris Dispusip PPU, Aswar Bakri menjelaskan, salah satu bentuk inovasi yang dilakukan pihaknya adalah mengadakan program andalan yang sudah berjalan, yakni Misbaper (Menulis Bersama Perpustakaan).

Tujuan dari program ini ialah membangun pola pikir positif tentang aktivitas menulis di kalangan pelajar.

Selain itu, Aswar mengatakan Dispusip juga tengah mempersiapkan langkah strategis membangun perpustakaan digital.

“Sebenarnya kita arahnya atau larinya ke pengembangan perpustakaan digital karena ketertarikan generasi sekarang condong kesitu,” ujar Aswar, Selasa (29/4/2025).

Aswar menyebut bahwa pihaknya telah memiliki rencana yang jelas, hanya tinggal menunggu realisasi, khususnya berkaitan dengan dukungan anggaran.

“Terkait anggaran, itu juga nanti menyesuaikan. Kalau besar, berarti ketersediaan buku digital juga akan semakin banyak. Aplikasinya sendiri tidak berbayar, yang kita beli itu nanti hak cipta bukunya, juga membangun websitenya,” jelas Aswar.

Pengembangan perpustakaan digital, kata Aswar, memungkinkan masyarakat mendaftar sebagai anggota, meminjam buku secara daging, hingga mengakses koleksi buku apa saja yang disediakan dimana pun dan kapan pun selama terhubung dengan Internet.

“Melalui perpustakaan digital tentu lebih memudahkan masyarakat dan mereka akan tertarik juga. Algoritmanya juga akan mencatat siapa saja yang meminjam, berapa lama waktu pinjam, itu bisa dijangkau masyarakat luas,” terangnya.

Menurutnya, kehadiran perpustakaan digital saat ini penting untuk segera dilakukan. Dengan sistem yang memudahkan, diharapkan peran dan fungsi perpustakaan daerah dapat berjalan, minat baca masyarakat pun meningkat.

“Di era sekarang sudah seharusnya layanan seperti ini ada. Sama saja sebenarnya dengan perpustakaan biasa, kita beli buku elektronik, tapi kita beli hak ciptanya. Kapan pun mau dipinjam tinggal mengantri semisal buku itu habis stoknya,” pungkasnya.

Baca Juga:   DPRD PPU akan Bahas RTRW Secara Detail, Ini Tujuannya

(Advertorial/TN01)