Penajam

Dukung Kesejahteraan Petani Tambak, Sujiati: Pembukaan Tambak Baru Tak Rusak Ekosistem Lingkungan

193
×

Dukung Kesejahteraan Petani Tambak, Sujiati: Pembukaan Tambak Baru Tak Rusak Ekosistem Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Sujiati

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pengembangan lahan tambak membuka peluang baru di sektor perikanan. Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Sujiati mengatakan budidaya tambak dapat memanfaatkan secara maksimal lahan yang potensial.

“Perluasan lahan tambak boleh-boleh saja dilakukan dengan catatan tidak mengorbankan kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove,” ujar Sujiati, Jumat (2/5/2025).

Ia juga menyoroti terkait banyaknya tambak produktif yang tidak dapat difungsikan kembali karena keterbatasan biaya rehabilitasi.

“Membuka tambak baru bisa dilakukan kalau tujuannya memang untuk menambah produksi, tapi kalau yang sudah ada pun nyatanya masih banyak yang belum dimaksimalkan karena ketidakmampuan rehabilitasinya,” katanya.

Ia mengingatkan, pembukaan lahan baru perlu dilakukan dengan prinsip kehati-hatian tanpa merusak alam.

Tak hanya sebagai pelindung alam, menurutnya pembukaan tambak di lahan mangrove justru merusak ekosistem sekitarnya.

“Di lingkungan mangrove kan ada biota seperti kepiting yang justru memberikan nilai ekonomi tambahan. Hidupnya yang berlindung di antara akar-akar mangrove itu saat masa panennya punya harga jual yang tinggi,” jelasnya.

Ia menekankan pendekatan yang dilakukan harus mengedepankan keseimbangan antara produksi dan pelestarian lingkungan.

“Kita berharapnya para petani tambak di PPU tentunya dapat hidup sejahtera, tetapi perlakuannya dalam membuka tambak tetap harus menjaga lingkungan karena merupakan bagian penting dari ekosistem perikanan yang justru bisa menambah penghasilan juga kan,” tegasnya.

(Advertorial/TN01)