TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pencarian korban hilang dalam insiden tenggelamnya kapal feri KMP Muchlisa di perairan Teluk Penajam-Balikpapan pada Senin (5/5/2025) resmi dihentikan sementara. Proses pencarian akan dilanjutkan pada esok hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, M. Sukadi Kuncoro, SP, MM, menyampaikan bahwa pencarian pada hari pertama dilakukan hingga pukul 19.20 Wita.
“Pencarian dihentikan pukul 19.20 Wita dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa, 6 Mei 2025 pukul 07.00 Wita,” ujar Sukadi dalam laporannya kepada media.
Diketahui, kapal feri KMP Muchlisa dilaporkan karam sekitar pukul 15.35 Wita di perairan Teluk Penajam-Balikpapan, tepatnya di koordinat 1,2467 LS dan 116,7808 BT, wilayah Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.
Hingga kini, penyebab pasti karamnya kapal masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Saat kejadian, kapal tengah mengangkut sejumlah kendaraan dan penumpang.
Adapun kendaraan yang berada di atas kapal saat insiden terdiri dari dua unit sepeda motor, delapan unit mobil pribadi, dan tiga unit truk tronton.
Dari 21 kru yang bertugas di atas kapal, 19 di antaranya berhasil diselamatkan. Namun dua orang kru, yakni Rahayu (Mualim 1) dan Ilham (Kelasi), hingga kini belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
Selain membawa kru, KMP Muchlisa juga mengangkut sedikitnya 23 penumpang sipil yang seluruhnya telah berhasil diidentifikasi oleh tim penyelamat.
Upaya pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD PPU, BPBD Balikpapan, Basarnas, TNI AL, Polairud, DPKP, Dishub, PMI, serta masyarakat. Puluhan armada laut dan darat telah dikerahkan ke lokasi kejadian. (*/)












