TITIKNOL.ID – Timnas Indonesia tidak akan diperkuat oleh Ragnar Oratmangoen dalam dua laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang pada Juni mendatang.
Nama Ragnar tak masuk dalam daftar 32 pemain yang diumumkan oleh PSSI.
Executive Committee (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan bahwa absennya pemain naturalisasi tersebut bukan karena keputusan teknis, melainkan alasan kesehatan.
“Ragnar tak dipanggil karena lagi sakit. Karena alasan kesehatan jadi tidak bisa ikut dalam pertandingan kali ini,” ujar Arya dalam pernyataan resminya, Sabtu (18/5/2025).
Ragnar Oratmangoen, yang selama ini menjadi langganan skuad Garuda sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia tahun lalu, memang tidak bermain untuk klubnya FCV Dender sejak Maret 2025. Terakhir ia tampil saat timnya melawan KVC Mechelen.
Setelah kembali dari tugas membela Timnas Indonesia dalam laga persahabatan melawan Bahrain, Ragnar mengalami gangguan kesehatan yang membuatnya absen dari semua pertandingan klub hingga saat ini.
Absennya Ragnar membuka peluang bagi nama-nama lain di lini depan.
Enam penyerang yang dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong antara lain Ole Romeny, Egy Maulana Vikri, Rafael Struick, Septian Bagaskara, Ramadhan Sananta, dan Stefano Lilipaly.
Kembalinya Stefano Lilipaly menjadi sorotan tersendiri, mengingat ia sudah cukup lama tak mengenakan seragam merah-putih.
Kehadiran pemain senior ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Garuda.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi China pada 5 Juni 2025, sebelum bertandang ke markas Jepang lima hari kemudian.
Kedua laga ini sangat krusial dalam menentukan nasib Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini, Indonesia menempati peringkat keempat di Grup C. Jika berhasil finis di dua besar, Timnas Garuda akan lolos langsung ke babak ketiga kualifikasi.
Namun jika hanya finis di posisi ketiga atau keempat, perjuangan harus dilanjutkan ke babak keempat.
Dukungan penuh dari publik dan strategi tepat dari pelatih menjadi kunci agar Indonesia menjaga asa lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. (*)












