MahuluTitiknolKaltim

Koperasi Merah Putih di Mahakam Ulu Kaltim, Siapkan Rp500 Juta untuk Investasi Ternak Ayam

441
×

Koperasi Merah Putih di Mahakam Ulu Kaltim, Siapkan Rp500 Juta untuk Investasi Ternak Ayam

Sebarkan artikel ini
TERNAK AYAM MAHULU - Ilustrasi ayam ternak. Pemerintah Kampung Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu menggelar musyawarah desa khusus untuk membahas pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Rencana akan investasikan pada ternak ayam. (Meta Ai)

TITIKNOL.ID, UJOH BILANG – Pemerintah Kampung Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar musyawarah desa khusus untuk membahas pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok tani dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK).

Pembentukan koperasi ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui kolaborasi antara kelompok tani dan koperasi yang akan dibentuk.

Penjabat (Pj) Petinggi Ujoh Bilang, Romenus Kuleh, menyampaikan optimismenya terhadap pembentukan koperasi ini.

Ia menyoroti potensi usaha yang dapat dikembangkan di Mahakam Ulu dalam hal ini yang dimaksud adalah 3 kandang ayam bertelur yang akan dibangun tahun ini, dengan anggaran sekitar Rp500 juta yang diinvestasikan.

“Kita sekarang punya kandang ayam bertelur, ada tiga unit yang juga kita bangun tahun ini. Dan itu akan menjadi bagian atau kolaborasi, kelompok-kelompok tani akan berkolaborasi dengan koperasi yang akan kita bentuk,” ujar Romenus, Senin (26/5/2025).

Romenus juga berbagi pengalamannya dalam mendirikan Credit Union (CU), sebuah koperasi simpan pinjam, yang kini menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan Timur dengan aset sekitar Rp800 miliar dan cabang yang tersebar di hampir seluruh wilayah Kaltim.

“Ya kebetulan juga saya juga punya pengalaman membentuk koperasi, salah satunya yaitu CU,” ujarnya.

“Mungkin kalau di sini sudah dikenal yang namanya CU, saya juga termasuk pendiri,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman ini diharapkan dapat mempercepat proses pembentukan dan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih.

Namun, ia menegaskan bahwa koperasi baru ini sebaiknya tidak berfokus pada simpan pinjam, mengingat sudah ada CU cabang Samarinda yang beroperasi di desa ini.

“Kalau bisa untuk koperasi yang akan kita bentuk ini sudah tidak usah kita buat simpan pinjam karena ada koperasi khusus di kampung ini yang menangani simpan pinjam,” tegasnya.

Baca Juga:   PLN Gandeng Komunitas Populerkan Kendaraan Listrik di Bontang demi Percepat Ekosistem Kendaraan Ramah Lingkungan

Romenus menyarankan agar Koperasi Desa Merah Putih lebih mengarah pada pengelolaan usaha produktif yang mendukung kelompok tani dan ekonomi desa secara keseluruhan.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) serta pihak-pihak lain yang telah membantu proses pembentukan koperasi ini.

“Saya juga sangat bersyukur teman-teman dari DPK, dari pertanian pusat membantu kami untuk mempercepat proses ini,” ungkapnya, mengakhiri sambutan dengan ucapan terima kasih dan salam sejahtera.

Musyawarah ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan koperasi demi mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Ujoh Bilang, Mahakam Ulu. (*)