TenggarongTitiknolKaltim

Muara Badak Kukar jadi Wilayah Penghasil Migas, Harus Ada Porsi Pembangunan Seimbang 

359
×

Muara Badak Kukar jadi Wilayah Penghasil Migas, Harus Ada Porsi Pembangunan Seimbang 

Sebarkan artikel ini
PEMERATAAN PEMBANGUNAN - Anggota DPRD Kukar, Mohammad Hidayat, menyatakan Muara Badak di Kukar sebagai salah satu wilayah strategis penghasil migas harus mendapatkan porsi pembangunan yang seimbang, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. 

TITIKNOL.ID, TENGGARONG – Pemerataan pembangunan di wilayah pesisir Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur terus menjadi perhatian serius anggota DPRD Kukar, Mohammad Hidayat.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 ini menyatakan bahwa Muara Badak sebagai salah satu wilayah strategis penghasil migas harus mendapatkan porsi pembangunan yang seimbang, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

Hidayat menegaskan, pentingnya pendekatan pembangunan yang terintegrasi, mulai dari penguatan ekonomi desa, pelatihan masyarakat, hingga dukungan di bidang sosial, keagamaan, dan budaya.

“Program pemerataan pembangunan baik itu pembangunan sarana prasarana, pengembangan ekonomi lokal desa, pemanfaatan sumber daya alam.

Kemudian juga mengarah pada pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Ada beberapa pelatihan yang bersifat peningkatan kapasitas yang berbasis kompetensi dan pelatihan yang berbasis kemasyarakatan dan bantuan-bantuan usaha mikro kecil dan menengah.

“Juga termasuk di bidang keagamaan dan sosial budaya, bantuan-bantuan hibah beberapa rumah ibadah, infrastruktur,” beber Hidayat, Senin (26/5/2025).

Ia menambahkan bahwa meskipun bukan bagian dari eksekutif, DPRD tetap memiliki peran strategis sebagai jembatan aspirasi dan fasilitator bagi program-program pembangunan yang dijalankan oleh perangkat daerah (OPD).

“Intinya kami seperti yang kami sampaikan pada saat kami sosialisasikan dulu bagaimana kami bisa memfasilitasi, karena kami bukan eksekutif. Kami akan memfasilitasi supaya terwujudnya Muara Badak sebagai kota migas yang kompak, tertata, maju, indah, jenius, adil, dan sejahtera. Itu yang menjadi visinya,” jelasnya. 

Program-program yang disampaikan Hidayat selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah dan sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD), yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan oleh pemerintah daerah. 

Dengan demikian, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat diwujudkan secara konkret dan terarah.

Baca Juga:   Komisi II Dukung Penerapan E-Parking di Mal dengan Adaptasi Teknologi dan Sosialisasi

“Yang diwujudkan nanti melalui misinya melalui program-program OPD terkait, karena setiap program harus selaras dengan kamus di SIPD,” jelas Hidayat.

Muara Badak, yang selama ini dikenal sebagai kawasan sentra produksi minyak dan gas bumi.

Tentu saja ini diharapkan tidak hanya menjadi lumbung energi nasional, tetapi juga tumbuh sebagai kawasan yang sejahtera dan mandiri, dengan kualitas hidup masyarakat yang terus meningkat.

Hidayat pun menekankan pentingnya keberlanjutan program dan konsistensi pelaksanaannya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Muara Badak, Kukar, Kalimantan Timur. (*)