Penajam

‎Wabup PPU: BPD Adalah Pengawas dan Penyeimbang Pemerintahan Desa‎

258
×

‎Wabup PPU: BPD Adalah Pengawas dan Penyeimbang Pemerintahan Desa‎

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin membuka kegiatan Bimtek penguatan dan peran strategis Badan Permusyawaratan Desa.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Peran Strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Selasa (10/6/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Rich Function Hall, Kampung Inggris, Kelurahan Lawe-Lawe.

‎Dalam sambutannya, Abdul Waris mengapresiasi terselenggaranya bimtek tersebut sebagai bentuk upaya bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam hal transparansi dan akuntabilitas publik.

‎“BPD memiliki posisi yang sangat strategis dalam sistem pemerintahan desa. Tidak hanya sebagai mitra kepala desa, tetapi juga berperan sebagai unsur pengawas dan penyeimbang jalannya pemerintahan desa,” ujar Waris.

‎Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar tuntutan regulasi, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

‎Waris menilai, peran aktif BPD dalam seluruh tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan desa sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemerintahan desa yang sehat, partisipatif, dan berintegritas.

‎Melalui bimtek ini, diharapkan kapasitas anggota BPD semakin meningkat dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional.

Kegiatan ini juga memberi ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan dan memperkuat komitmen terhadap tata kelola desa yang baik.

‎Apalagi, kegiatan bimtek ini turut dilengkapi dengan orientasi lapangan ke Desa Ponggoh, di mana peserta akan belajar langsung dari praktik-praktik baik (best practice) dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

‎“Ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat demi terwujudnya desa yang mandiri, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

‎Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat lembaga desa dalam menjalankan fungsinya secara optimal, selaras dengan visi pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput. (Advertorial)