Penajam

Ngopi Manis Bareng Kemenag, Bupati PPU Janji Perkuat Pendidikan Madrasah‎

275
×

Ngopi Manis Bareng Kemenag, Bupati PPU Janji Perkuat Pendidikan Madrasah‎

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU Mudyat Noor menghadiri acara ngopi manis bahas peningkatan pendidikan di Penajam Paser Utara.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menghadiri kegiatan bertajuk “Ngopi Manis” atau Ngobrol Pendidikan Madrasah Negeri dan Swasta yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PPU.

Acara berlangsung di Aula Kantor Kemenag, Kilometer 08, Nipah-Nipah, pada Senin (16/5/2025).

‎Dalam sambutannya, Mudyat Noor menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Kemenag PPU beserta jajaran atas inisiatif dan terobosan yang dilakukan untuk peningkatan mutu pendidikan madrasah di daerah tersebut.

‎Menurutnya, kegiatan seperti ini menunjukkan komitmen nyata Kemenag dalam membangun ruang dialog antara pemerintah dan lembaga pendidikan, khususnya madrasah baik negeri maupun swasta.

‎Bupati menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Kemenag, dan lembaga pendidikan sangat penting guna membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan moral dan spiritual.

‎“Madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Kami di Pemerintah Kabupaten PPU akan terus mendukung peningkatan sarana dan prasarana madrasah, termasuk penguatan kapasitas tenaga pendidik dan kurikulum berbasis nilai-nilai keagamaan,” ujar Mudyat.

‎Ia juga menyampaikan bahwa peran madrasah tidak boleh dipandang sebelah mata karena lembaga ini menjadi bagian penting dari sistem pendidikan nasional, terutama dalam membentuk pondasi keagamaan bagi peserta didik.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten PPU Nicko Herlambang, serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkeru.

‎Turut hadir pula Kepala Kantor Kemenag PPU, Muhammad Syahrir, para kepala madrasah, guru-guru, serta tokoh masyarakat yang berkomitmen terhadap kemajuan pendidikan berbasis keagamaan di daerah.

‎Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan koordinasi antara pemangku kepentingan pendidikan di PPU semakin solid, sehingga peningkatan kualitas pendidikan madrasah dapat terwujud secara menyeluruh. (TN01)