BalikpapanTitiknolKaltim

Wamendikti Fauzan Ingatkan ITK Balikpapan, jadi Solusi dalam Pendidikan Vokasi

297
×

Wamendikti Fauzan Ingatkan ITK Balikpapan, jadi Solusi dalam Pendidikan Vokasi

Sebarkan artikel ini
PENDIDIKAN VOKASI - Ilustrasi kampus ITK Balikpapan. Wamendikti Fauzan saat berkunjung ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, ingatkan kepada kampus ITK Balikpapan. Fauzan tegaskan, ITK Balikpapan mesti jadi solusi dalam pendidikan vokasi, pemecahkan persoalan ketenagakerjaan. (ITK Balikpapan)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Wamendikti Prof Fauzan saat berkunjung ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, ingatkan kepada kampus Institut Teknologi Kalimantan atau ITK Balikpapan.

Dia tegaskan, ITK Balikpapan mesti jadi solusi dalam pendidikan vokasi, pemecahkan persoalan ketenagakerjaan. 

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, melakukan kunjungan kerja ke ITK Balikpapan pada Sabtu 21 Juni 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen juga meresmikan Gedung Laboratorium Terpadu II ITK Balikpapan yang berlokasi di kawasan kampus ITK Balikpapan, Kota Balikpapan.

Kehadiran Prof. Fauzan disambut langsung oleh Rektor ITK Balikpapan beserta jajaran sivitas akademika, para dosen, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Wamen Fauzan menekankan pentingnya peran ITK Balikpapan sebagai pusat pengembangan sains dan teknologi, khususnya di wilayah Kalimantan Timur dan Indonesia bagian timur.

Potensi ITK Balikpapan sudah luar biasa. Menurutnya, penting ada lembaga yang mendesain agar ITK Balikpapan tidak sekadar menjadi tempat membentuk kompetensi mahasiswa.

“Tetapi juga menjadi matahari penerang bagi pengembangan wilayah,” ungkap Prof. Fauzan.

Dalam pidatonya, Prof. Fauzan menyoroti peran strategis ITK Balikpapan tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai solusi atas tantangan ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi.

Ia menyampaikan bahwa ITK Balikpapan perlu hadir untuk menjembatani kebutuhan lulusan SMA yang ingin bekerja namun tidak memiliki akses atau keterampilan yang memadai.

“ITK Balikpapan harus hadir sebagai problem solver. Laboratorium ada, SDM ada, maka ITK Balikpapan bisa menjadi tempat upskilling atau reskilling anak-anak yang kompetensinya masih rendah.

Dengan begitu, ITK Balikpapan bukan hanya tempat pendidikan bergelar, tapi juga punya program non-gelar yang bermanfaat,” tuturnya. (*)