TITIKNOL.ID – Meski sama-sama menyerang saluran pernapasan, namun infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dengan pneumonia tidaklah serupa.
Baik ISPA maupun pneumonia rentan menyerang anak-anak dan orang yang sudah lanjut usia (lansia).
Gejala kedua penyakit ini mirip, seperti batuk, demam, atau sesak napas.
Oleh karena itu, tak jarang orang-orang mengira itu hanya ISPA, padahal bisa jadi merupakan tanda dari pneumonia, penyakit paru yang lebih serius?
Lantas, apa perbedaan ISPA dengan pneumonia?
Dikutip dari www.emc.id, perbedaan utama antara ISPA dan pneumonia terletak pada lokasi infeksi dan tingkat keparahannya.
ISPA menyerang saluran pernapasan atas, sedangkan pneumonia menyerang paru-paru.
Pneumonia umumnya lebih serius dan memerlukan perawatan medis yang lebih intensif daripada ISPA.
ISPA disebabkan virus, sedangkan pneumonia disebabkan bakteri, virus, dan jamur.
Untuk tingkat keparahannya, ISPA ringan hingga sedang.
Sedangkan pneumonia tingkat keparahannya serius karena dapat mengancam jiwa.
Untuk gejala, ISPA ditandai dengan batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga demam ringan.
Sedangkan gejala pneumonia seperti batuk berdahak, demam tinggi, sesak napas, nyeri dada.
Perawatan ISPA lebih mudah karena umumnya sembuh sendiri, cukup dengan istirahat dan minum banyak cairan.
Sementera pneumonia membutuhkan antibiotik (jika disebabkan bakteri), antivirus (jika disebabkan virus), perawatan di rumah sakit (jika parah).
Jangan sampai Salah Menduga, Inilah Perbedaan ISPA dengan Pneumonia












