Olahraga

Ketua PSSI Erick Thohir Minta Jumlah Pemain Asing Liga 1 Dikurangi Jadi 7, Ini Alasannya

234
×

Ketua PSSI Erick Thohir Minta Jumlah Pemain Asing Liga 1 Dikurangi Jadi 7, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang mengaku kaget melihat kondisi rumput SUGBK, Senayan, Jakarta, yang begitu memprihatinkan.

TITIKNOL.ID – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, resmi mengirimkan surat kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk meminta revisi regulasi jumlah pemain asing yang diperbolehkan tampil dalam satu laga Liga 1 Indonesia.

Erick meminta agar jumlah tersebut dikurangi dari delapan menjadi tujuh pemain asing.

‎Permintaan itu disampaikan Erick Thohir dalam lokakarya Law of the Games yang digelar Rabu (16/7/2025).

“Kami PSSI sudah rapat, dan mungkin minggu depan LIB akan bertemu kami. Kami melihat bahwa delapan pemain asing dalam satu pertandingan itu terlalu banyak, jadi kami memutuskan cukup tujuh,” ujar Erick, dikutip dari laporan KompasTV.

‎Menurut Erick, pembatasan ini penting agar pemain lokal, termasuk pemain U23, tetap memiliki ruang untuk berkembang dan bermain secara konsisten dalam kompetisi.

‎“Jadi tujuh pemain asing, ditambah pemain U23 yang wajib bermain minimal 45 menit, sisanya pemain nasional. Saya lihat juga ada beberapa pemain diaspora yang kembali ke Indonesia, dan itu pilihan. Kita nggak bisa bilang salah atau benar,” jelasnya.

‎Ia menegaskan bahwa PSSI tidak keberatan dengan kebijakan klub, namun tetap mengedepankan kepentingan pengembangan tim nasional dan kompetisi yang sehat.

“PSSI fokusnya timnas. Kita jalan berdampingan dengan LIB, tapi kita punya kepentingan agar liga jadi tempat pengembangan pemain,” katanya.

‎Lebih jauh, Erick menyebut pembatasan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbaiki kualitas kompetisi domestik, termasuk dari sisi regulasi, kualitas wasit, hingga pemanfaatan teknologi seperti VAR di Liga 2.

‎“Sekarang kita sudah melatih wasit dan menggunakan VAR di Liga 2. Di Asia, hanya beberapa negara seperti Saudi dan Korea yang punya VAR di kasta kedua. Jadi kita sudah cukup progresif,” ujar Erick.

‎Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB, diputuskan bahwa delapan dari sebelas pemain asing yang didaftarkan klub boleh bermain di satu laga Liga 1, keputusan ini memicu pro dan kontra.

‎PSSI berharap revisi regulasi ini akan membawa dampak positif bagi Liga 1, termasuk meningkatnya rotasi juara, tumbuhnya basis suporter, kesehatan finansial klub, serta prestasi klub-klub Indonesia di level internasional. (*/)