Titiknol WiKu

Tipe-Tipe Diabetes pada Anak dan Penyebabnya, Kenali agar Kondisi Buah Hati Tidak Terlambat Ditangani Dokter

253
×

Tipe-Tipe Diabetes pada Anak dan Penyebabnya, Kenali agar Kondisi Buah Hati Tidak Terlambat Ditangani Dokter

Sebarkan artikel ini
Penyakit diabetes pada anak secara umum terbagi menjadi 2 tipe, kenali agar agar kondisi buah hati tidak terlambat ditangani oleh dokter.(Freepik)

TITIKNOL.ID – Diabetes pada anak sering kali menimbulkan gejala.

Salah satunya adalah banyak makan tapi berat badannya justru turun.

Oleh karena itu, orangtua perlu mengetahui jenis diabetes yang diderita anak agar kondisi ini tidak terlambat ditangani oleh dokter.

Dikutip dari alodokter.com, berdasarkan penyebabnya, penyakit diabetes pada anak secara umum terbagi menjadi 2 tipe, yaitu:

a) Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah tipe diabetes yang yang lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja.

Namun, diabetes tipe 1 juga terkadang bisa menyerang bayi, balita, dan orang dewasa.

Diabetes tipe 1 terjadi akibat kelainan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh anak merusak atau menghancurkan pankreasnya sendiri, sehingga fungsi pankreas menjadi terganggu.

Akibatnya, anak yang menderita diabetes tipe 1 hanya menghasilkan sedikit atau bahkan tidak menghasilkan hormon insulin sama sekali.

Kondisi ini bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat dan lama kelamaan merusak organ serta jaringan tubuh.

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya diabetes tipe 1 pada anak belum diketahui.

Namun, seorang anak bisa rentan terkena diabetes tipe 1 apabila ia memiliki faktor risiko berikut:

– Genetik atau keturunan, misalnya memiliki riwayat diabetes tipe 1 dalam keluarga.

– Riwayat infeksi virus.

– Pola makan kurang sehat, misalnya sering mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, misalnya permen, es krim, jus buah kemasan, atau buah kering.

b) Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin atau kondisi ketika sel-sel tubuh anak kesulitan menggunakan insulin untuk memanfaatkan gula darah sebagai energi. Pada kasus tertentu, diabetes tipe 2 juga bisa terjadi akibat berkurangnya produksi insulin. Karena terjadinya gangguan tersebut, kadar gula darah anak dapat meningkat.

Diabetes tipe 2 biasanya rentan terjadi pada anak berusia berusia di atas 10 tahun atau pada usia remaja.

Ada beberapa faktor risiko yang dapat membuat anak rentan terkena diabetes tipe 2, yaitu:

– Memiliki orang tua atau saudara dengan riwayat penyakit diabetes.

– Berat badan berlebih atau obesitas pada anak.

– Kebiasaan sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak.

– Kurang aktif bergerak atau jarang olahraga.

Pengobatan Diabetes pada Anak

Pengobatan diabetes pada anak perlu disesuaikan dengan jenis diabetes yang diderita anak.

Untuk menentukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang berupa tes gula darah dan tes autoantibodi diabetes untuk menentukan apakah anak menderita diabetes tipe 1 atau 2.

Jika anak terdiagnosis menderita diabetes tipe 1, maka dokter akan memberikan terapi insulin untuk mengendalikan gula darah.

Sementara jika anak terkena diabetes tipe 2, dokter akan memberikan obat-obatan antidiabetes.

Terapi insulin juga dapat diberikan pada diabetes tipe 2, jika diabetes yang diderita anak sudah sudah berat.

Selain itu, dokter juga biasanya akan menganjurkan orang tua untuk menjaga pola makan anak dan mengajak anak rutin berolahraga.(*)