Nasional

‎Kemenhan Dapat Tugas Urus Farmasi Pertahanan, Prabowo Bentuk Badan Baru

255
×

‎Kemenhan Dapat Tugas Urus Farmasi Pertahanan, Prabowo Bentuk Badan Baru

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto. (HO/Istimewa)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi menugaskan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk turut mengurus kegiatan farmasi pertahanan di Indonesia.

Penugasan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 85 Tahun 2025 yang diteken pada 5 Agustus 2025.

‎Dalam Pasal 6 ayat f1 Perpres 85/2025 disebutkan, Kemenhan memiliki fungsi pemeliharaan alat peralatan pertahanan dan keamanan, sarana pertahanan, serta pengoordinasian kegiatan farmasi pertahanan.

‎Perpres tersebut merupakan revisi dari Perpres 151/2024 tentang Kemenhan. Salah satu penambahan pentingnya adalah Pasal 6 ayat f2, yang memberi kewenangan Kemenhan untuk menyelenggarakan pembentukan, penetapan, dan pembinaan komponen cadangan, serta penataan dan pembinaan bela negara dan keveteranan.

‎Pelaksanaan kegiatan farmasi pertahanan nantinya akan berada di bawah Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan (Baharwat). Lembaga ini dibentuk melalui Perpres 85/2025.

‎“Baharwat mempunyai tugas menyelenggarakan pemeliharaan alat peralatan pertahanan dan keamanan, sarana pertahanan, serta pengoordinasian kegiatan farmasi pertahanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi Pasal 35B dalam peraturan tersebut.

‎Selain Baharwat, Perpres ini juga menetapkan pembentukan Badan Cadangan Nasional (Bacadnas).

Sementara itu, beberapa badan lainnya mengalami penyesuaian nomenklatur, di antaranya Baloghan yang merupakan transformasi dari Baranahan, Batekhan dari Balitbang, Ba PSDM dari Badiklat, dan Ba IKIP dari Bainstrahan.

‎Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen Frega Wenas Inkiriwang, menjelaskan perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan struktur kelembagaan dengan kebutuhan strategis pertahanan negara.

‎Beberapa waktu sebelumnya, Prabowo sempat menyinggung pembentukan lembaga farmasi pertahanan saat peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, pada 21 Juli 2025.

‎“Terima kasih Kementerian Pertahanan dengan inisiatif mereka bentuk lembaga farmasi pertahanan membuat obat generik dengan harga murah,” ujar Prabowo saat itu. (*/)