Bulungan

‎Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah, Pemkab Bulungan Luncurkan Aplikasi ‘Si Rindu Smart’

222
×

‎Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah, Pemkab Bulungan Luncurkan Aplikasi ‘Si Rindu Smart’

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Bulungan luncurkan aplikasi Si Rindu yang merupakan bagian dari inovasi keuangan digital.

TITIKNOL.ID, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan resmi meluncurkan aplikasi Bulungan Si Rindu Smart (Sistem Rekonsiliasi Terpadu, Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Berbatas Waktu) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

‎Peluncuran aplikasi berbasis digital ini digelar di Kantor Bupati Bulungan pada Senin (11/8/2025), dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Muhammad, serta Kepala Bidang Perbendaharaan BKAD Iman Suharna selaku inisiator Aksi Perubahan.

‎Kegiatan ini turut melibatkan perwakilan KP2KP, KPP Pratama Tanjung Redeb, dan pimpinan BPD Bankaltimtara Tanjung Selor.

‎Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi faktor penting dalam perancangan dan implementasi Si Rindu Smart.

‎Kepala BKAD Muhammad menjelaskan, aplikasi ini hadir sebagai solusi terpadu untuk menyederhanakan dan mempercepat proses rekonsiliasi data keuangan daerah.

‎“Si Rindu Smart dirancang berdasarkan prinsip SMART, untuk meminimalkan kesalahan dan menyediakan data akurat secara real-time,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bulungan luncurkan aplikasi Si Rindu yang merupakan bagian dari inovasi keuangan digital.

Iman Suharna menambahkan, aplikasi ini memiliki dua fitur utama. Pertama, rekonsiliasi kas daerah yang terintegrasi dengan data dari BPD Bankaltimtara, sehingga proses manual yang memakan waktu kini dapat dilakukan otomatis dan tepat waktu.

‎Fitur kedua adalah rekonsiliasi pajak pemerintah pusat yang dikembangkan melalui kerja sama BKAD dengan KPP Pratama.

‎Langkah ini membantu menyelesaikan kendala perbedaan data yang kerap terjadi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekaligus mempercepat pelaporan dana transfer dari pemerintah pusat yang porsinya mencapai 80 persen APBD Bulungan.

‎Secara teknis, Si Rindu Smart bekerja dengan sistem integrasi data berbasis ekspor, di mana data dari perbankan dan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) diunggah, diuji, dan divalidasi secara otomatis, mengurangi risiko kesalahan perhitungan manual.

‎Bupati Syarwani menegaskan, kunci dari aplikasi ini adalah rekonsiliasi yang baik.

‎“Tidak akan ada data valid tanpa rekonsiliasi yang benar. Data yang diunggah harus clean and clear dari pihak perbankan dan perpajakan,” tegasnya.

‎Peluncuran Si Rindu Smart menjadi bukti komitmen Pemkab Bulungan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. (*/)