Penajam

‎Bupati PPU Buka FGD Penguatan Karakter dan Program Makan Bergizi Gratis

195
×

‎Bupati PPU Buka FGD Penguatan Karakter dan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor secara resmi membuka Forum Group Discussion (FGD) penguatan karakter positif peserta didik sekaligus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten PPU.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor secara resmi membuka Forum Group Discussion (FGD) penguatan karakter positif peserta didik sekaligus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (12/9/2025).

‎Kegiatan yang dipusatkan di Graha Pemuda Kilometer 08 Nipah-Nipah itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, Kepala Disdikpora PPU Andi Singkeru, seluruh kepala sekolah, serta perwakilan guru dari berbagai satuan pendidikan di PPU.

‎Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan.

‎Menurutnya, seorang kepala sekolah bukan hanya administrator, tetapi juga berfungsi sebagai pendidik, manajer, supervisor, hingga pengawas di lingkup sekolah.

‎“Kalau boleh saya sebut, kepala sekolah itu adalah ‘bupatinya sekolah’. Maka tanggung jawabnya besar, bagaimana memimpin, membimbing guru, menjadi teladan, sekaligus membangun karakter anak didik,” ujar Mudyat.

‎Ia menekankan bahwa pendidikan karakter harus menjadi pondasi utama bagi peserta didik agar siap menghadapi tantangan zaman.

‎Guru dan kepala sekolah, kata Mudyat, tidak sekadar mengajarkan pengetahuan, tetapi juga berperan membentuk mental, kejujuran, dan akhlak siswa.

‎“Pendidikan berkarakter sangat penting karena persoalan bangsa kita sesungguhnya adalah persoalan mental. Jika karakter anak-anak kita baik, maka masa depan daerah dan bangsa juga akan baik,” tegasnya.

‎Mudyat juga menyinggung dukungan pemerintah daerah terhadap kreasi dan inovasi sekolah, termasuk dalam program penguatan karakter.

‎Ia mengungkapkan, tambahan proyek rehabilitasi sekolah yang sebelumnya hanya 18 unit kini meningkat menjadi 45 unit setelah diperjuangkan langsung ke Kementerian.

‎“Silakan kepala sekolah berkreasi dalam mengembangkan pendidikan di sekolahnya. Pemerintah akan mendukung penuh sepanjang dijalankan dengan benar dan untuk kebaikan bersama,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Disdikpora PPU Andi Singkeru menjelaskan bahwa pendidikan karakter merupakan salah satu pilar utama dalam membentuk generasi muda.

Baca Juga:   Gunung Bahagia jadi Kelurahan Percontohan Pemilihan Sampah di Balikpapan Kaltim 

‎Pihaknya menerapkan program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang dirancang untuk menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, sikap proaktif, serta kemampuan berinteraksi positif dengan lingkungan sosial.

‎Menurutnya, gerakan ini sudah mulai diimplementasikan di berbagai jenjang pendidikan, dari SD hingga SMP, melalui pelatihan guru, kegiatan ekstrakurikuler berbasis karakter, hingga penyuluhan bagi orang tua.

‎Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala seperti keterbatasan SDM, dukungan orang tua yang bervariasi, serta penyesuaian kurikulum agar nilai-nilai karakter dapat terintegrasi tanpa mengurangi capaian akademik. (*/)