Penajam

Sekda PPU Hadiri Kampanye Keselamatan dan Keamanan Penerbangan di Bandara Internasional Nusantara

140
×

Sekda PPU Hadiri Kampanye Keselamatan dan Keamanan Penerbangan di Bandara Internasional Nusantara

Sebarkan artikel ini
Sekda PPU Tohar hadiri kampanye keselamatan penerbangan di Bandara Internasional Nusantara

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menghadiri kegiatan Safety and Security Campaign yang digelar Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) di Terminal VIP Bandara Internasional Nusantara, Selasa (16/9/2025).

‎Acara ini turut dihadiri perwakilan Polres dan Dandim 0913 PPU, para Babinsa, Bhabinkamtibmas, pimpinan kelurahan sekitar bandara, serta masyarakat setempat.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman bersama terkait pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan.

‎Dalam sambutannya, Tohar memberikan apresiasi kepada UPBU atas inisiatif menggelar kegiatan tersebut.

Ia menilai kampanye ini sangat penting untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat maupun pemangku kepentingan.

‎Menurutnya, keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dijaga bersama.

Hal itu semakin krusial dengan keberadaan bandara yang melibatkan banyak pihak dalam operasionalnya.

‎“Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan bandara dan sekitarnya sebagai area yang mendukung keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Tohar.

‎Ia juga berharap Bandara Internasional Nusantara tidak hanya difungsikan sebagai bandara VIP, tetapi ke depan bisa berkembang menjadi bandara campuran (mixed use) yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

‎Tohar menegaskan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan pihak pengelola bandara.

Hal ini dilakukan agar pemanfaatan ruang di sekitar kawasan tetap sesuai ketentuan dan tidak mengganggu keselamatan penerbangan.

‎Selain itu, ia menekankan pentingnya kampanye keselamatan dilakukan secara berkelanjutan dan terstruktur.

Masyarakat pun diimbau menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan penerbangan, seperti bermain layang-layang di sekitar bandara.

‎“Terima kasih kepada UPBU atas kegiatan ini. Semoga membawa manfaat bagi kita semua serta menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam mendukung eksistensi bandara,” tutupnya. (*/)