TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Seorang pria dilaporkan hilang di perairan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (14/10/2025) malam.
Korban diduga kuat diterkam buaya saat beraktivitas bersama sejumlah warga lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Dody Setiawan, membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia mengatakan bahwa informasi pertama kali diterima dari aparat Babinsa pada Rabu pagi (15/10/2025), sekitar pukul 07.20 Wita.
“Kami baru menerima informasi pagi ini. Tim SAR dari Basarnas Balikpapan langsung menuju lokasi untuk melakukan assesmen awal di sekitar perairan Kariangau,” ujar Dody.
Berdasarkan laporan sementara, kejadian bermula ketika sekelompok warga tengah beraktivitas menggunakan perahu di perairan tersebut.
Tiba-tiba, salah satu dari mereka terjatuh ke air dan tenggelam.
Kondisi makin mengkhawatirkan setelah muncul laporan bahwa potongan tubuh manusia ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.
“Ada warga yang jatuh ke air dan belum ditemukan. Pagi ini kami menerima informasi dari Babinsa bahwa ada potongan tubuh yang ditemukan di lokasi,” ungkap Dody.
Meski belum bisa dipastikan 100 persen sebagai korban buaya, dugaan kuat mengarah ke arah tersebut, mengingat kawasan perairan Kariangau dikenal sebagai habitat reptil predator itu.
Hingga kini, tim Basarnas masih melakukan assesmen awal untuk memastikan titik lokasi kejadian, jumlah korban, serta kronologi lengkap.
Selain itu, tim juga berupaya mencari saksi mata yang selamat untuk dimintai keterangan.
“Kami terus menggali informasi lebih dalam, termasuk mencari warga yang mungkin selamat agar bisa menjelaskan kronologi dengan lebih detail,” ujar Dody.
Basarnas Balikpapan juga telah berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat untuk mendukung proses pencarian.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, operasi SAR masih berlangsung di sekitar perairan Kariangau.
Jika potongan tubuh yang ditemukan benar milik korban, maka ini akan menjadi salah satu kasus serangan buaya paling tragis di wilayah pesisir Balikpapan dalam beberapa bulan terakhir.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat beraktivitas di perairan, terutama di kawasan yang dikenal sebagai habitat satwa liar. (*)












