TarakanTitiknolKaltara

Gempa Guncang Tarakan, Pasien RSUD Jusuf SK Panik dan Dievakuasi

32
×

Gempa Guncang Tarakan, Pasien RSUD Jusuf SK Panik dan Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
TARAKAN DIGUNCANG GEMPA - Ilustrasi Gedung rumah sakit dr Jusuf SK di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Tarakan pada Rabu (5/11/2025) malam menimbulkan kepanikan di kalangan pasien dan penghuni Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf SK Tarakan. (HO/Pemprov Kaltara)

TITIKNOL.ID, TARAKAN – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Tarakan pada Rabu (5/11/2025) malam menimbulkan kepanikan di kalangan pasien dan penghuni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK.

Pihak rumah sakit segera melakukan evakuasi. Seluruh pasien diarahkan keluar ruangan melalui jalur evakuasi yang telah disiapkan untuk menghindari risiko.

Salah satu saksi mata, Ramdani, yang sedang menjaga ibunya yang dirawat inap, menceritakan detik-detik mencekam tersebut.

“Saya baru selesai mandi. Setelah keluar kamar mandi, saya lihat kondisi ibu dan infusannya, tiba-tiba terdengar suara kaca pecah,” ungkap Ramdani.

Ia sontak terkejut merasakan ruangan bergoyang hebat. Ia melihat barang-barang berjatuhan. Tak lama kemudian, perawat masuk dan menginstruksikan agar mereka segera turun menggunakan jalur evakuasi.

“Sangat panik sekali saat itu, apalagi ada suara kaca pecah di dalam ruangan. Kondisi ibu saya juga masih syok. Yang saya pikirkan saat itu adalah bagaimana cara segera keluar,” jelasnya.

Kejadian itu dilaporkan terjadi tepat setelah waktu Magrib. Setelah berhasil menyelamatkan ibunya, dengan sigap mendorong tempat tidur rawat inap, Ramdani baru menghubungi anggota keluarganya.

“Baru setelah ibu saya aman, saya telepon keluarga semua. Karena posisi saya saat itu hanya fokus bagaimana membawa ibu keluar saja,” tutupnya.

Meskipun sekitar pukul 20.00 Wita pihak RSUD telah memberikan arahan untuk kembali ke ruangan, Ramdani dan ibunya memilih untuk tetap berada di luar, mengingat kondisi ibunya yang masih syok pasca guncangan. (*)