Nasional

Bupati Mudyat Noor Hadiri Silaturahmi Regional KAHMI se-Kalimantan, NTT, NTB, dan Bali di IKN

126
×

Bupati Mudyat Noor Hadiri Silaturahmi Regional KAHMI se-Kalimantan, NTT, NTB, dan Bali di IKN

Sebarkan artikel ini
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menghadiri silaturahmi regional Majelis Nasional KAHMI se-Kaltim

PENAJAM, TITIKNOL.ID – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri kegiatan Silaturahmi Regional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) se-Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali.
‎
‎ Kegiatan bertema “Konsolidasi KAHMI untuk Indonesia Maju” itu digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (8/11/2025).
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan keluarga besar KAHMI dari berbagai daerah.
‎
‎Ia menyebut kehadiran para alumni HMI di IKN merupakan kehormatan besar bagi masyarakat PPU yang wilayahnya menjadi bagian dari masa depan Indonesia.
‎
‎“Selamat datang kepada seluruh peserta dan keluarga besar KAHMI. Kehadiran bapak dan ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami, terlebih kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kami yang menjadi bagian dari masa depan Indonesia, yaitu Ibu Kota Nusantara,” ujar Mudyat Noor, yang juga menjabat sebagai Ketua KAHMI Kota Samarinda.
‎
‎Menurutnya, kegiatan silaturahmi ini bukan hanya ajang temu kangen lintas generasi, tetapi juga wadah strategis memperkuat solidaritas dan konsolidasi pemikiran.
‎
‎Ia menegaskan, KAHMI sebagai organisasi yang banyak melahirkan pemimpin bangsa memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
‎
‎Bupati juga menyoroti makna simbolis kegiatan yang digelar di IKN. Ia menyebut kehadiran KAHMI di kota baru itu menunjukkan semangat untuk menjadi bagian dari sejarah peradaban baru Indonesia yang menekankan keberlanjutan, inklusivitas, serta keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian alam.
‎
‎“IKN bukan hanya proyek fisik, tetapi simbol peradaban baru yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemajuan bangsa,” tuturnya.
‎
‎Lebih lanjut, Mudyat juga menyinggung soal dinamika kewenangan antara Pemkab PPU dan Otorita IKN. Ia menjelaskan, meskipun sebagian besar kawasan inti pemerintahan berada di wilayah PPU, banyak kewenangan kini beralih ke Otorita IKN sesuai ketentuan undang-undang.
‎
‎“Kami berharap dalam pembahasan anggaran mendatang, ada porsi yang juga memperhatikan daerah mitra seperti PPU yang terdampak langsung pembangunan IKN. Selama ini pembangunan masih terfokus di KIPP, sementara masyarakat PPU juga menghadapi dampak yang besar,” ujarnya.
‎
‎Ia berharap kegiatan Silaturahmi Regional KAHMI ini dapat melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis bagi pembangunan daerah, terutama di kawasan Kalimantan dan Indonesia Timur.
‎
‎“Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat silaturahmi dan kontribusi nyata bagi bangsa,” pungkasnya.
‎
‎Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Dr. Rifqynizami Karsayuda, menjelaskan alasan perayaan HUT ke-59 KAHMI digelar di IKN.
‎
‎Ia menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kalimantan sebagai bentuk penghargaan terhadap dirinya yang menjadi satu-satunya putra Kalimantan menjabat Koordinator Presidium dalam sejarah KAHMI.
‎
‎Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus KAHMI pusat dan perwakilan dari berbagai daerah di Kalimantan, NTT, NTB, Bali, serta sejumlah tokoh daerah di Kabupaten PPU. (*/)