Penajam

‎Revitalisasi Pendidikan 2026, Bupati Mudyat Pastikan PPU Bergerak Sejalan dengan Pusat

153
×

‎Revitalisasi Pendidikan 2026, Bupati Mudyat Pastikan PPU Bergerak Sejalan dengan Pusat

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU Mudyat Noor Teken Komitmen Revitalisasi Pendidikan, Dukung Sinergi Pusat dan Daerah

TITIKNOL.ID, TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan dukungan penuh terhadap sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan sektor pendidikan nasional.

‎Hal ini disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor, usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah terkait Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Hall 3, ICE BSD City, Tangerang, Kamis (13/11/2025).

‎Rakor yang mengusung tema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” itu turut dihadiri Menteri Kemendikdasmen Abdul Mu’ti, Wakil Menteri Fajar Riza Ul Haq, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.

‎Menurut Mudyat Noor, revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran merupakan langkah penting yang membutuhkan kolaborasi kuat antara pusat dan daerah.

‎Karena itu, program pemerintah pusat harus mampu diterjemahkan secara nyata dalam pelaksanaannya di daerah.

‎“Revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran tahun 2026 ini merupakan sinergi yang sangat diperlukan. Program pemerintah pusat harus bisa terealisasi secara nyata di daerah,” tegas Mudyat usai melakukan penandatanganan komitmen.

‎Ia menyebut, revitalisasi pendidikan tidak hanya menyasar perbaikan fisik sekolah. Pembaruan metode pembelajaran, penyediaan media belajar modern, hingga peningkatan kompetensi guru juga menjadi fokus utama transformasi pendidikan ke depan.

‎“Revitalisasi ini menjadi arah perubahan dalam transformasi pendidikan di era modern,” tambahnya.

‎Mudyat juga menilai rakor tersebut menjadi forum strategis untuk memetakan kondisi pendidikan di seluruh daerah, mengingat kebutuhan dan tantangan tiap wilayah berbeda-beda.

‎Ia optimistis sinergi yang terbangun akan memperkuat kemajuan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten PPU.

‎“Pemerintah Kabupaten PPU menyambut baik dan mendukung penuh sinergi ini. Harapannya, sarana dan prasarana pendidikan semakin maju dan menyesuaikan perkembangan zaman,” katanya.

‎Ia kembali menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan program prioritas nasional maupun daerah karena berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

‎“Program revitalisasi ini memperkuat komitmen kita bersama dalam memajukan dunia pendidikan, tidak hanya untuk PPU, tetapi untuk seluruh daerah di Indonesia,” ujarnya.

‎Sementara itu, Menteri Kemendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa rakor tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi pusat-daerah terkait pelaksanaan revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran tahun 2026.

‎“Rakor ini menjadi wadah bagi kepala daerah untuk memberikan masukan agar program berjalan sebaik-baiknya. Dukungan kepala daerah adalah kunci sukses implementasi di lapangan,” jelas Mu’ti.

‎Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran, pemerataan akses digital, serta penguatan kompetensi pendidik di seluruh Indonesia. (*/)