SamarindaTitiknolKaltim

Respons Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Atas Pemangkasan Anggaran, PAD akan Digali Lebih Kencang

80
×

Respons Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Atas Pemangkasan Anggaran, PAD akan Digali Lebih Kencang

Sebarkan artikel ini
APBD KALTIM DIPANGKAS - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menegaskan, (HO/Pemprov Kaltim)

Semua dipangkas? Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud jamin tunjangan ASN Kalimantan Timur tetap aman. Ungkap rencana darurat amankan PAD!

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat ke Provinsi Kalimantan Timur menimbulkan kekhawatiran di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltim.

Menyikapi fenomena ini, Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, memberikan sikap dan penjelasannya secara tegas.

Seperti diketahui, pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat sangat memengaruhi besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim tahun anggaran 2026. Nilai APBD Kaltim 2026 ditetapkan sebesar Rp15,15 triliun.

Jumlah tersebut turun signifikan dari APBD 2025 yang mencapai Rp21,74 triliun, yang berarti terjadi penurunan sebesar Rp6,59 triliun.

Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud menegaskan, meskipun terjadi penurunan anggaran yang cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya, komitmen dan optimisme untuk membangun Kaltim dalam menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2028 akan terus dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp15,15 triliun.

“Mohon maaf, anggarannya hari ini memang yang ada. Semua dipangkas untuk di Pemprov Kaltim. Semuanya dipangkas habis,” ucap Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud usai mengikuti Rapat Paripurna ke-47 DPRD Kaltim pada Minggu (30/11/2025).

Meski demikian, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud memberikan jaminan kepada para pegawai.

“Yang jelas, hari ini bahwa tambahan penghasilan pegawai atau TPP seluruh ASN (PNS dan PPPK) Pemprov Kalimantan Timur semuanya aman terkendali,” tuturnya. 

Ia menambahkan, program-program strategis seperti Gratispol dan Jospol juga dipastikan akan terus berjalan sesuai harapan.

“Bahwa ini bagian daripada ikhtiar kita untuk membangun Kalimantan Timur, komitmen ke depan siap untuk menyambut Ibu Kota Nusantara 2028 mendatang,” imbuhnya.

Selain itu, Gubernur Rudy Mas’ud juga optimistis potensi dan peluang-peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim akan terus digali secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Baca Juga:   Rayakan Hari Bumi 2024, PLN dan WRI Indonesia Lanjutkan Kolaborasi Strategis Hadirkan Produk Hijau

“Untuk PAD insyaallah lebih kencang lagi ke depan,” pungkas Rudy Mas’ud saat menjawab pertanyaan awak media. (*)