Sempat unggul, Borneo FC gagal total mempertahankan keunggulannya. Kekalahan ini menimbulkan pertanyaan, Apakah mentalitas tim pemimpin klasemen ini mulai goyah setelah dihajar tiga gol balasan oleh Persib Bandung?
TITIKNOL.ID, BANDUNG — Maung Bandung menunjukkan taringnya. Dalam laga tunda pekan kelima Super League 2025/2026, Persib Bandung sukses menaklukkan pemuncak klasemen sementara, Borneo FC Samarinda.
Hasil akhir laga tersebut dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (5/12/2025).
Meski Borneo FC Samarinda, tim asal Ibu Kota Kalimantan Timur turun dengan kekuatan penuh, mereka tampak kewalahan menghadapi bombardir serangan tajam dari tuan rumah sejak babak pertama.
Pertandingan sempat diwarnai kejutan ketika Borneo FC Samarinda unggul lebih dulu lewat gol cepat yang dicetak oleh Joel Vinicius pada menit ke-18.
Namun, Persib Bandung berhasil bangkit dan membalikkan keadaan secara dramatis. Gol penyeimbang dicetak oleh Ramon Tanque (menit ke-40), diikuti oleh sundulan Federico Barba (menit ke-50), dan ditutup manis oleh tendangan roket Saddil Ramdani di masa injury time (menit ke-90+7′).
Pujian Tulus dari Sang Pelatih
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, terlihat sangat puas dengan performa anak asuhnya.
Ia bahkan mengaku bahwa kemenangan telak 3-1 ini melampaui ekspektasinya.
“Target kami adalah memainkan pertandingan yang keras, tapi jujur, kami bermain sangat baik, bahkan di luar dugaan,” ungkap pelatih asal Kroasia itu kepada awak media.
“Saya pikir kami mendominasi sepanjang laga, dan skor 3-1 ini adalah hasil yang pantas kami raih,” tambahnya.
Menurut Hodak, semua elemen tim tampil luar biasa, mulai dari kapten Marc Klok dan kawan-kawan, hingga para pemain muda dan pengganti yang masuk dari bangku cadangan.
Secara khusus, ia mengapresiasi kinerja kiper debutan, Fitrah Maulana, dan kontribusi para pemain pengganti yang turut menyumbang energi segar.

Penantian Panjang Ramon Tanque
Puncak emosional dari kemenangan ini adalah keberhasilan penyerang asing Persib, Ramon Tanque, yang akhirnya “pecah telur” mencetak gol pertamanya untuk Maung Bandung.
Didatangkan sebagai bomber andalan, Ramon memang kerap menjadi sorotan lantaran sempat kesulitan mengoyak jala lawan, bahkan sempat mengalami gol yang dianulir.
Setelah penantian, kerja keras, dan usaha tiada henti, penyerang asal Brasil berusia 27 tahun itu akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Rasa bangga turut dirasakan Bojan Hodak.
Ramon akhirnya mencetak gol. Dia sudah bermain sangat baik dalam lima pertandingan sebelumnya, tetapi memang kurang beruntung mendapatkan gol.
“Yang terpenting, hari ini dia berhasil mencetak gol, dan saya pikir ini hasil yang sangat bagus bagi kepercayaan dirinya,” kata Hodak. (*)












