Waspada jalan licin! Bagi warga Samarinda, Balikpapan, hingga IKN yang ingin bepergian saat Natal, siapkan payung dan jas hujan karena potensi hujan cukup tinggi
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Perayaan Hari Natal pada Kamis, 25 Desember 2025 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diprediksi akan berlangsung dalam suasana syahdu dengan kondisi cuaca yang cukup dinamis.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Bumi Etam berpotensi mengalami hujan ringan hingga kondisi berawan.
Informasi ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang telah merencanakan perjalanan mudik, ibadah Natal di gereja, maupun agenda wisata luar ruangan.
Kelembapan Tinggi Picu Hujan
Secara umum, cuaca di Kaltim pada hari ini dipengaruhi oleh tingginya kelembapan udara yang mencapai di atas 90 persen.
Kondisi tersebut memicu potensi hujan yang relatif besar, terutama pada rentang waktu siang hingga malam hari.
Suhu udara rata-rata di Kalimantan Timur diperkirakan berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur:
- Paser dan Penajam Paser Utara (PPU):
Kedua wilayah ini, termasuk kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), didominasi oleh hujan ringan dengan suhu 24–31°C.
Masyarakat diimbau waspada terhadap kondisi jalanan yang licin saat melakukan perjalanan darat.
- Samarinda, Balikpapan, dan Bontang:
Tiga kota utama ini diprediksi akan diguyur hujan ringan sepanjang hari Natal.
Khusus untuk Samarinda, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi hujan sedang pada hari-hari berikutnya, yang berpotensi menimbulkan genangan di titik rawan banjir.
- Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu:
Wilayah-wilayah ini tetap berpotensi hujan ringan.
Mengingat kondisi geografis yang didominasi perbukitan dan hutan, warga diminta mengantisipasi potensi genangan di daerah pedalaman.
- Berau dan Kutai Timur:
Berbeda dengan wilayah lain, Berau dan Kutai Timur cenderung berawan.
Namun, BMKG memberikan catatan khusus untuk Berau terkait munculnya fenomena “udara kabur” yang dapat mengurangi jarak pandang.
Sehingga pengguna transportasi laut dan darat perlu ekstra hati-hati.
Perencanaan Matang di Hari Libur
Memahami prakiraan cuaca menjadi kunci kenyamanan dalam merayakan hari besar.
Dengan tingginya potensi hujan di penghujung Desember ini, masyarakat disarankan untuk selalu menyediakan perlengkapan pelindung hujan dan memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala.
Data dari BMKG yang disusun berdasarkan analisis satelit dan radar atmosfer ini menjadi rujukan utama agar aktivitas ibadah dan liburan keluarga tetap berjalan lancar meski di tengah cuaca yang basah. (*)












