Titiknol WiKuWisata

Keseruan KOJA Jelajah Hutan Lindung Sungai Wain, Menelisik Jantung Hijau Balikpapan

193
×

Keseruan KOJA Jelajah Hutan Lindung Sungai Wain, Menelisik Jantung Hijau Balikpapan

Sebarkan artikel ini
MENIKMATI EKOWISATA BALIKPAPAN - Keseruan masyarakat dari KOJA Balikpapan plesiran ke Hutan Lindung Sungai Wain Km 15, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu 28 Desember 2025 pagi. Dari usia anak-anak hingga lansia, menjajal keseruan medan rimba Hutan Lindung Sungai Wain ini dengan dibalut cuaca matahari yang cerah.

Bukan cuma sekadar jalan-jalan, kunjungan KOJA ke Hutan Lindung Sungai Wain, Karang Joang, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur kali ini penuh kejutan. Dari flora langka hingga jalur trekking yang menantang, apa saja yang mereka temukan di sana?

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Di bawah naungan langit pagi yang cerah, belasan anggota Komunitas Orang Jakarta di Balikpapan (KOJA Balikpapan) berkumpul di kawasan Grand City, Batu Ampar, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (28/12/2025). 

Bukan untuk sekadar berkumpul biasa, mereka tengah bersiap melakukan konvoi darat menuju Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) di Km 15, Karang Joang.

Perjalanan sejauh 15 kilometer dari pusat kota terasa singkat karena arus lalu lintas yang lancar.

Setibanya di gerbang masuk HLSW, rombongan disambut hangat oleh Agus Din, pengelola sekaligus pemandu wisata yang akan mengawal petualangan mereka hari itu.

MENIKMATI EKOWISATA BALIKPAPAN – Keseruan masyarakat dari KOJA Balikpapan plesiran ke Hutan Lindung Sungai Wain Km 15, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu 28 Desember 2025 pagi. Dari usia anak-anak hingga lansia, menjajal keseruan medan rimba Hutan Lindung Sungai Wain ini dengan dibalut cuaca matahari yang cerah.

Wisata Khusus di Hutan Primer

Agus menjelaskan bahwa saat ini Hutan Lindung Sungai Wain tengah difokuskan sebagai destinasi ekowisata minat khusus.

Keunggulannya terletak pada kekayaan flora dan fauna asli yang masih terjaga di dalam kawasan tersebut.

“Hutan lindung ini merupakan hutan primer. Tutupan vegetasinya sangat rapat dan kondisinya masih sangat alami,” jelas Agus Din kepada para peserta.

Dia paparkan, luas keseluruhan kawasan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) Balikpapan adalah sekitar 11.245 hektar.

Baca Juga:   ‎MODENA Hadirkan Dispenser Pintar IoT di Samarinda dan Balikpapan, Bangun Gaya Hidup Lebih Sehat

Namun, terdapat beberapa detail mengenai pembagian luasannya berdasarkan data terbaru dan pengelolaannya:

Berdasarkan SK Menteri Kehutanan dan pembaruan batas wilayah, luas totalnya mencapai kurang lebih 11.245,95 hektar.

Sebelumnya, pada tahun 1995, luasnya ditetapkan sebesar 9.782 hektar, namun kemudian mengalami penambahan kawasan untuk memperkuat perlindungan hutan primer.

Meskipun total hutannya mencapai belasan ribu hektar, area yang digunakan untuk aktivitas ekowisata dan jalur trekking, seperti yang dilakukan komunitas KOJA, terkonsentrasi di zona pemanfaatan.

Pengunjung biasanya menyusuri jalur mulai dari trek pendek 400 meter titian kayu hingga jalur jelajah sepanjang 3 km sampai 8 km, menuju basecamp.

Dari luasan tersebut, HLSW bukan hanya menjadi tempat wisata, tapi juga menjadi rumah bagi flora dan fauna langka seperti Beruang Madu dan Orangutan serta menjadi sumber air bersih bagi sekitar 25 persen kebutuhan penduduk Balikpapan dan operasional kilang minyak Pertamina.

Hutan ini sering dijuluki sebagai “Rimba Terakhir” karena merupakan satu-satunya hutan primer dataran rendah yang masih terjaga keasliannya di wilayah Balikpapan dan sekitarnya.

MENIKMATI EKOWISATA BALIKPAPAN – Keseruan masyarakat dari KOJA Balikpapan plesiran ke Hutan Lindung Sungai Wain Km 15, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu 28 Desember 2025 pagi. Dari usia anak-anak hingga lansia, menjajal keseruan medan rimba Hutan Lindung Sungai Wain ini dengan dibalut cuaca matahari yang cerah.

Mencintai Hutan dengan Mengenalnya

Sekretaris KOJA Balikpapan, Budi Susilo, mengungkapkan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mendekatkan diri dengan alam rimba Balikpapan.

Menurutnya, pemahaman mendalam tentang hutan adalah kunci untuk menumbuhkan rasa kepemilikan dan cinta.

“Kita ingin tahu lebih dalam seperti apa sebenarnya fungsi hutan. Jika sudah kenal dekat, rasa cinta untuk menjaga dan melestarikannya akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Budi Susilo.

Baca Juga:   Bahaya Makan Mi Campur Nasi, Ini 5 Dampak Buruknya Menurut Ahli Gizi IPB

Rombongan kemudian menyusuri jalur setapak di dalam hutan sejauh kurang lebih 3 kilometer. 

Meski melintasi daratan yang lembap dan basah, rasa lelah terbayar dengan kesegaran udara yang dihirup.

MENIKMATI EKOWISATA BALIKPAPAN – Keseruan masyarakat dari KOJA Balikpapan plesiran ke Hutan Lindung Sungai Wain Km 15, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu 28 Desember 2025 pagi. Dari usia anak-anak hingga lansia, menjajal keseruan medan rimba Hutan Lindung Sungai Wain ini dengan dibalut cuaca matahari yang cerah.

Di bawah rimbunnya pohon, oksigen murni memberikan efek relaksasi bagi paru-paru, jauh dari polusi emisi kendaraan bermotor.

Budi menambahkan bahwa manfaat hutan sangatlah luas, mulai dari sarana rekreasi, tempat berolahraga, hingga sumber tanaman obat herbal.

“Masuk ke hutan adalah pengalaman yang mahal. Kita harus sadar bahwa hutan adalah sesuatu yang esensial bagi kehidupan. Kita wajib menjaga dan melestarikannya agar hidup kita senantiasa aman dan sentosa,” tutupnya dengan penuh semangat.

(*)