SamarindaTitiknolKaltim

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026,‎Wali Kota Samarinda Andi Harun Masuk Tiga Besar

106
×

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026,‎Wali Kota Samarinda Andi Harun Masuk Tiga Besar

Sebarkan artikel ini
ANUGRAH KEBUDAYAAN - Wali Kota Samarinda Andi Harun resmi masuk tiga besar Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026, (HO/ IG@pemkot.samarinda)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA — Komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam pemajuan dan pelestarian kebudayaan kembali mendapat pengakuan nasional.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, resmi masuk tiga besar Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026.

‎Anugerah Kebudayaan PWI Pusat merupakan penghargaan prestisius yang diberikan kepada kepala daerah yang dinilai konsisten menghadirkan kebijakan, program, serta ekosistem pendukung bagi tumbuh dan berkembangnya kebudayaan lokal.

‎Penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan juri independen yang terdiri dari unsur pers, akademisi, dan pegiat budaya.

‎Aspek penilaian tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga keberpihakan kebijakan, kesinambungan program, serta dampak nyata terhadap komunitas budaya.

‎Ketua Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 menegaskan bahwa kepala daerah dinilai berdasarkan kemampuannya menjadikan kebudayaan sebagai bagian integral dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

‎Dalam proses seleksi, PWI Pusat menetapkan sepuluh kepala daerah terbaik nasional sebagai finalis.

Dari jumlah tersebut, tiga wali kota berhasil masuk tiga besar, yakni Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wali Kota Samarinda Andi Harun, dan Wali Kota Mataram Mohan Roliskan.

‎Masuknya Andi Harun ke tiga besar tidak terlepas dari berbagai kebijakan Pemkot Samarinda dalam mendukung pemajuan kebudayaan, mulai dari penguatan ruang ekspresi seni, dukungan terhadap pelaku dan komunitas budaya, hingga pengembangan identitas budaya kota yang inklusif.

‎Pemerintah Kota Samarinda juga secara konsisten mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, seniman, budayawan, dan media massa untuk menjaga keberlanjutan kebudayaan daerah.

‎Pendekatan tersebut sejalan dengan tema Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026, yakni “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers.”

‎Tahap selanjutnya, para finalis akan mengikuti presentasi dan pendalaman program di Jakarta pada 8–9 Januari 2026.

Baca Juga:   Hasil Euro 2024: Timnas Italia Menang Susah Payah Hadapi Albania

Puncak Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 akan digelar bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) di Provinsi Banten pada 9 Februari 2026. (*/)