Nasional

Presiden Prabowo: 55 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis dalam Setahun, Lebih Cepat dari Brasil

24
×

Presiden Prabowo: 55 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis dalam Setahun, Lebih Cepat dari Brasil

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN Kedung Jaya 1 Bogor, Kota Bogor. (Cahyo/Biro Pers Sekretariat Presiden)

TITIKNOL.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sekitar 55 juta penerima manfaat hingga Senin (5/1/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tergolong sangat cepat dibandingkan dengan negara lain yang menjalankan kebijakan serupa.

‎Prabowo membandingkan capaian Indonesia dengan Brasil yang membutuhkan waktu hingga 11 tahun untuk menjangkau sekitar 40 juta penerima manfaat program makan gratis.

‎“Hari ini sudah ada 55 juta penerima manfaat (MBG) di Indonesia. Itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

‎Ia menambahkan, Presiden Brasil pernah menyampaikan kepadanya bahwa negara tersebut baru mencapai 40 juta penerima manfaat setelah 11 tahun pelaksanaan, sementara Indonesia mampu melampauinya hanya dalam waktu satu tahun.

‎Prabowo kemudian mengungkap latar belakang lahirnya kebijakan Makan Bergizi Gratis.

Ia mengaku sering merasa tidak tega melihat anak-anak di pedesaan yang secara usia sudah menginjak remaja, namun kondisi fisiknya tidak mencerminkan usia akibat kekurangan gizi.

‎Berangkat dari pengalaman tersebut, Prabowo mengaku melakukan kajian dan studi ke berbagai negara terkait pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

‎“Saya keliling dunia, saya belajar. Saya lihat bagaimana India membantu rakyat miskinnya dengan makan bergizi gratis,” ungkapnya.

‎Kini, kebijakan tersebut telah berhasil direalisasikan secara masif di Indonesia dan bahkan mendapat perhatian dari komunitas internasional.

‎Prabowo menyebut para ahli dari Rockefeller Institute menilai Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu investasi pemerintahan terbaik, karena setiap Rp1 yang diinvestasikan mampu menghasilkan efek pengganda ekonomi sebesar 5 hingga 35 kali lipat.

‎Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa dampak ekonomi bukanlah tujuan utama dari program MBG.

Baca Juga:   Pulihkan Aset Rp 2,4 Triliun, KPK Tangani 597 Perkara Selama 5 Tahun

Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak.

‎“Saya tidak mengejar itu. Saya hanya didorong oleh rasa tidak sampai hati melihat anak-anak Indonesia kekurangan gizi,” pungkas Prabowo. (*/)