Nasional

Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Beras 2025

34
×

Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Beras 2025

Sebarkan artikel ini
SWASEMBADA PANGAN - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung proses tanam dan panen padi di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/1/2025).

TITIKNOL.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan, khususnya swasembada beras, pada tahun 2025.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

‎“Alhamdulillah, target yang saya berikan kepada tim pangan kita pada awal pemerintahan yang saya pimpin adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025 pukul 24.00, kita bisa dengan resmi mengatakan bahwa di tahun 2025 Republik Indonesia swasembada beras,” ujar Prabowo.

‎Presiden menegaskan, capaian tersebut merupakan keberhasilan strategis nasional yang memiliki arti penting bagi kedaulatan dan ketahanan bangsa di masa depan.

‎Menurutnya, swasembada pangan bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik nasional.

‎Selain capaian swasembada beras, Presiden Prabowo juga menyampaikan kebanggaannya atas kondisi cadangan beras nasional yang saat ini berada pada posisi tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia.

‎“Saya juga cukup merasa besar hati, bangga, bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia,” ungkapnya.

‎Presiden membandingkan kondisi tersebut dengan era pemerintahan Presiden Soeharto, di mana cadangan beras nasional saat itu berada pada angka tertinggi sekitar 2 juta ton.

‎“Hari ini, cadangan beras kita lebih dari 3 juta ton. Ini tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia,” tegas Prabowo.

‎Presiden menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah serta para pemangku kepentingan di sektor pangan nasional yang mampu mewujudkan target strategis lebih cepat dari yang direncanakan. (*/)