Nasional

Pulang dari Eropa, Presiden Prabowo Bawa Investasi Rp91,6 Triliun dari Inggris

98
×

Pulang dari Eropa, Presiden Prabowo Bawa Investasi Rp91,6 Triliun dari Inggris

Sebarkan artikel ini
INVESTASI - Presiden Prabowo membawa oleh-oleh kesepakatan investasi senilai 4 miliar poundsterling atau setara Rp91,67 triliun sepulang dari Inggris. (Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto membawa pulang oleh-oleh strategis berupa kesepakatan investasi senilai 4 miliar poundsterling atau setara Rp91,67 triliun usai merampungkan kunjungan kenegaraan ke Inggris, Swiss, dan Prancis.

‎Presiden Prabowo tiba kembali di Indonesia pada Sabtu (24/1/2026) menggunakan pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia.

‎“Pada Sabtu sore menjelang malam, 24 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai merampungkan rangkaian kunjungan ke tiga negara,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Sabtu (24/1).

‎Teddy mengungkapkan, salah satu capaian utama dari lawatan tersebut adalah kesepakatan investasi di sektor maritim dengan Inggris senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp91,67 triliun.

‎Dalam kerja sama tersebut, Indonesia dan Inggris menyepakati pembangunan 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di dalam negeri.

Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja hingga 600 ribu orang.

‎Selain sektor maritim, Indonesia juga berhasil memperluas kerja sama di bidang pendidikan.

Sebanyak 24 universitas terbaik di Inggris sepakat menjalin kolaborasi dengan Indonesia, khususnya di bidang kedokteran serta sains, teknologi, dan matematika (STEM).

‎Di ranah diplomasi internasional, Indonesia juga resmi bergabung dalam Board of Peace (BOP) atau Dewan Perdamaian.

Forum ini bertujuan mendorong upaya perdamaian di Gaza, Palestina, dengan peran Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan dalam proses pemulihan konflik.

‎Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan konsep ekonomi nasional bertajuk Prabowonomics dalam pidatonya di ajang World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

Konsep tersebut menegaskan arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depan yang berfokus pada kemandirian, keberlanjutan, dan kesejahteraan rakyat.

‎Menurut Teddy, kunjungan Presiden Prabowo ke Eropa juga menghasilkan peningkatan kerja sama konkret dengan Pemerintah Prancis di berbagai sektor strategis, memperkuat posisi Indonesia di kancah global. (*)