BerauTitiknolKaltim

Pasar Sanggam Adji Dilayas di Paser Go Digital, 1.000 Pedagang Digratiskan

84
×

Pasar Sanggam Adji Dilayas di Paser Go Digital, 1.000 Pedagang Digratiskan

Sebarkan artikel ini
PELAYANAN PASAR BERAU - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas minta kebersihan Pasar Sanggam Adji Dilayas harus dijaga untuk kenyamanan dan kemanan pedagang dan konsumen. (HO/Pemkab Berau)

TITIKNOL.ID, TANJUNG REDEB – Wajah baru kini terlihat di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD). Pasar kebanggaan warga Berau ini resmi memulai transformasi digital dengan menerapkan sistem parkir elektronik (e-parking).

Langkah ini bukan sekadar modernisasi, tapi upaya nyata Pemerintah Kabupaten Berau untuk menciptakan transparansi dan efisiensi di jantung ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengungkapkan bahwa transisi ini didukung penuh oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Sebagai tahap awal, Bank BNI telah menyalurkan 1.000 kartu uang elektronik secara cuma-cuma khusus untuk para pedagang.

“Kami menggandeng perbankan untuk membantu pedagang memiliki kartu member secara gratis. Jadi, pedagang tidak perlu terbebani biaya kartu, mereka hanya perlu mengisi saldo untuk berlangganan,” ujar Eva, Senin (16/2/2026).

Eva menjelaskan bahwa digitalisasi ini adalah bagian dari program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2D).

Tujuannya jelas: mengalihkan sistem konvensional yang rawan kebocoran menuju sistem digital yang lebih transparan dan akuntabel.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan sistem ini, pengelolaan retribusi parkir jadi lebih jelas hitung-hitungannya,” tuturnya.

Ia berharap, dengan wajah pasar yang lebih tertib, efisien, dan modern, aktivitas ekonomi di PSAD akan semakin bergairah.

Dalam beberapa pekan terakhir, UPT Pengelola Pasar Sanggam Adji Dilayas telah melakukan uji coba portal elektronik di pintu masuk. Eva pun mengimbau para pedagang yang belum memiliki kartu untuk segera mendaftarkan diri.

“Kami meminta pedagang segera mendaftar melalui UPT Pasar agar proses penerbitan kartu sesuai sistem. Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat dan pedagang agar operasional kartu elektronik ini berjalan lancar,” pungkasnya. (*)