Nasional

Presiden Prabowo: Indonesia Teman Sejati AS, Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

9
×

Presiden Prabowo: Indonesia Teman Sejati AS, Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sebarkan artikel ini
Presiden AS Donald Trump memberi isyarat ke arah Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, saat mereka mengikuti pengumuman piagam untuk inisiatif Dewan Perdamaian yang bertujuan menyelesaikan konflik global, bersamaan dengan Forum Ekonomi Dunia (WEF) ke-56, di Davos, Swiss, 22 Januari 2026. (Tangkapan Layar Youtube/The White House)

TITIKNOL.ID — Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Indonesia merupakan teman sejati Amerika Serikat dalam percaturan internasional.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2) waktu setempat.

‎“Kami selalu mencoba meyakinkan Amerika Serikat bahwa Indonesia adalah teman sejati, meskipun secara politik kami memiliki tradisi politik luar negeri non-blok,” ujar Prabowo.

‎Ia menekankan bahwa Indonesia ingin membangun hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di berbagai bidang.

Menurutnya, potensi kerja sama kedua negara masih sangat besar dan terbuka luas di masa mendatang.

‎Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia saat ini bukan lagi “raksasa yang tertidur”.

Ia menyebut Indonesia mulai bangkit dan menunjukkan peran strategisnya di kawasan maupun tingkat global.

‎Selain itu, ia mengingatkan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat telah terjalin sejak masa perjuangan kemerdekaan.

Dalam berbagai momentum krusial, kata dia, Amerika Serikat disebut turut memberikan dukungan kepada Indonesia.

‎Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah hubungan kedua negara yang telah terbangun lama.

‎Ia juga menyatakan kunjungannya ke Amerika Serikat menjadi bukti komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Negeri Paman Sam.

‎Presiden menegaskan bahwa sejak awal kemerdekaan, Indonesia konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif, yakni menghormati semua kekuatan besar dan menjalin persahabatan dengan seluruh bangsa.

‎Menurutnya, prinsip bebas aktif tersebut memungkinkan Indonesia memainkan peran sebagai jembatan dan perantara di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. (*/)