PenajamTitiknolKaltim

Armada Uzur, Layanan Sedot WC DLH PPU Mandek di Awal Tahun

99
×

Armada Uzur, Layanan Sedot WC DLH PPU Mandek di Awal Tahun

Sebarkan artikel ini
SAMPAH - Kabid Limbah Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH PPU Kamaruddin menyebut belum dapat memenuhi permintaan layanan pengurusan septic tank, Jumat (27/2/2026).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum dapat memenuhi permintaan layanan pengurasan septic tank (sedot tinja) sejak awal tahun 2026.

Kabid Limbah Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH PPU, Kamaruddin, menerangkan, ketidaksediaan layanan sanitasi tersebut lantaran unit armada yang biasanya beroperasi dalam kondisi perbaikan.

“Beberapa bulan belakangan agak kendala karena kondisi armada sudah berumur 10 tahun dan butuh perbaikan,” ungkap Kamaruddin, Jumat (27/2/2026).

Secara tugas pokok dan fungsi, layanan sanitasi sedot WC berada di bawah DPUPR. Namun sementara waktu, operasionalnya dijalankan DLH.

Kamaruddin menyebut, jumlah permintaan jasa sedot tinja dari Pemkab cukup tinggi. Tidak hanya dari rumah tangga, tetapi juga dari fasilitas umum milik pemerintah.

“Pengenaan tarif hanya berlaku untuk limbah septic tank rumah tangga, kalau fasilitas milik pemerintah dan umum, seperti kantor-kantor, rumah ibadah, serta pasar, itu gratis,” jelasnya.

Untuk rumah tangga, tarif pengurasan dipatok Rp240 ribu tanpa memperhitungkan jarak. Adapun sejauh ini, layanan bisa memenuhi hingga tiga permintaan di lokasi berbeda.

“Permintaan tergantung kebutuhan warga, tapi setiap bulan pasti ada. Normalnya enam bulan sekali dikuras, menyesuaikan kapasitas septic tank,” jelasnya.

Limbah hasil pengurasan selanjutnya akan dibawa ke Buluminung untuk dilakukan pengelolaan khusus yang aman dan memenuhi standar sanitasi.

Sementara itu, terkait layanan serupa milik swasta, pemerintah daerah belum memiliki data maupun laporan resmi.

“Selama ini tidak pernah ada laporan. Kalau ada, harusnya melapor. Karena kita harus pastikan pembuangannya terjamin,” pungkas Kamaruddin.

(TN01)