Nasional

Teddy: Prabowo Naikkan Insentif Guru Honorer Jadi Rp400 Ribu, Pertama dalam 20 Tahun

96
×

Teddy: Prabowo Naikkan Insentif Guru Honorer Jadi Rp400 Ribu, Pertama dalam 20 Tahun

Sebarkan artikel ini
PENYESUAIAN HUKUM PIDANA - Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana yang mulai berlaku efektif hari ini, Jumat (2/1). (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

TITIKNOL.ID – Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya menyatakan pemerintahan Prabowo Subianto telah menaikkan insentif bagi guru honorer untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir.

‎Teddy menjelaskan, secara kewenangan guru honorer berada di bawah pemerintah daerah.

Namun demikian, pemerintah pusat tetap memberikan tambahan insentif sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik tersebut.

‎“Saya mau sampaikan bahwa secara kewenangan, guru honorer itu ada di bawah pemerintah daerah. Oke, tapi pemerintah pusat memberi insentif. Insentif itu bukan gaji, insentif itu tambahan,” ujar Teddy di Jakarta, Jumat (27/2).

‎Ia mengklaim sejak 2005 hingga 2025, besaran insentif guru honorer tidak pernah mengalami kenaikan.

Menurutnya, perubahan baru terjadi pada masa pemerintahan Prabowo.

‎“Dari tahun 2005 sampai 2025, ada namanya insentif dan itu baru naik di zaman Presiden Prabowo menjadi Rp400 ribu. Jadi Anda bisa bayangkan, selama 20 tahun insentif itu belum pernah naik. Baru naik tahun lalu menjadi Rp400 ribu,” tegasnya.

‎Selain insentif guru honorer, pemerintah juga menaikkan tunjangan bagi guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta.

Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

‎Teddy menambahkan, mekanisme penyaluran tunjangan kini juga dipermudah dengan transfer langsung ke rekening masing-masing guru guna memastikan transparansi dan ketepatan sasaran.

‎Ia juga menepis anggapan bahwa program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) mengganggu alokasi anggaran pendidikan.

Menurutnya, peningkatan insentif dan tunjangan guru menjadi bukti bahwa sektor pendidikan tetap menjadi perhatian pemerintah. (*/)