Nasional

AKPSI Gandeng Krakatau Niaga Indonesia, Mudyat Noor Dorong Sinergi Baja Nasional untuk Program MBG dan Koperasi Desa‎

72
×

AKPSI Gandeng Krakatau Niaga Indonesia, Mudyat Noor Dorong Sinergi Baja Nasional untuk Program MBG dan Koperasi Desa‎

Sebarkan artikel ini
AKPSI dan Krakatau Niaga Indonesia teken MoU untuk dukung hilirisasi baja untuk program MBG dan Koperasi Desa, Kamis (5/3/2026)

TITIKNOL.ID, JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang juga Ketua Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI), Mudyat Noor, menandatangani nota kesepahaman dengan PT Krakatau Niaga Indonesia di kantor perusahaan tersebut di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

‎Penandatanganan kesepahaman dilakukan bersama perwakilan manajemen PT Krakatau Steel melalui unit usahanya, sebagai langkah awal memperkuat kerja sama dalam penyediaan produk hilir baja dan turunannya.

‎Kerja sama antara AKPSI dan PT Krakatau Niaga Indonesia ini mencakup dukungan penyediaan bahan baku baja serta berbagai produk turunannya yang akan dimanfaatkan untuk mendukung sejumlah program strategis nasional. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ekonomi masyarakat melalui program Koperasi Desa Merah Putih.

‎Dalam sambutannya, Mudyat Noor menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk membangun sinergi antara daerah penghasil sawit dengan industri nasional, khususnya dalam pemanfaatan produk baja guna mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.

‎“Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara AKPSI dan PT Krakatau Niaga Indonesia. Kami berharap kerja sama ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan industri nasional dalam mendukung berbagai program pembangunan,” ujar Mudyat.

‎Ia menambahkan, dukungan produk baja dan turunannya sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor, termasuk pengembangan infrastruktur desa, fasilitas penunjang program makan bergizi gratis, hingga penguatan sarana ekonomi masyarakat melalui koperasi desa.

‎Menurut Mudyat, sebagai daerah yang berada di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara, Kabupaten PPU memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri.

‎“Kami berharap melalui kerja sama ini dapat meningkatkan pendapatan daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten PPU,” ungkapnya.

‎Sementara itu, pihak PT Krakatau Steel yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, Deidin Agung Sapta Noviawan, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pembangunan nasional serta memperluas pemanfaatan produk baja dalam berbagai sektor strategis.

‎Ia menjelaskan bahwa melalui kerja sama tersebut, pihaknya siap mendukung kebutuhan produk baja dan turunannya yang diperlukan dalam implementasi program MBG maupun pengembangan koperasi desa.

‎“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan produk baja nasional. Kami berharap kolaborasi dengan AKPSI dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

‎Dengan adanya nota kesepahaman ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, asosiasi kabupaten penghasil sawit, dan industri nasional dalam mendukung program pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

‎Turut hadir dalam penandatanganan tersebut sejumlah pejabat, di antaranya Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim serta jajaran direksi PT Krakatau Steel. Tampak pula mendampingi Bupati PPU Kepala Dinas PUPR Muhajir, Kepala Dinas Pertanian Andi Trasodiharto, Sekretaris Bapelitbang PPU Arief, Kabag Humas Tamrin, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (*/)