Mau mudik tapi bingung motor atau mobil ditinggal di rumah? Tenang warga Samarinda! Kapolresta Samarinda buka layanan penitipan kendaraan Gratis di seluruh Polsek dan Mako Polresta. Aman dari maling, aman dari panas hujan. Cek detail tempat dan syaratnya di sini
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memberikan jaminan keamanan bagi warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang hendak melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Salah satu langkah konkretnya adalah dengan membuka layanan penitipan kendaraan gratis di Mako Polresta Samarinda dan seluruh Polsek jajaran.
Fasilitas ini disediakan guna menekan risiko pencurian maupun kerusakan kendaraan saat ditinggal pemiliknya pulang kampung dalam waktu lama.
“Kami sudah menyiapkan tempat penitipan kendaraan, baik di Mako Polresta maupun Polsek-Polsek,” kata Kombes Pol Hendri Umar.
Silakan titipkan kendaraannya agar lebih aman. Kami upayakan tempat yang tertutup agar terlindung dari panas dan hujan.
“Ini gratis, tidak dipungut biaya,” ujar Kombes Pol Hendri Umar.
Selain layanan penitipan, Kapolresta juga mengimbau warga agar menjadi pemudik yang terencana dengan baik (well-prepared).
Sebelum meninggalkan rumah, warga diminta memastikan aspek keamanan dasar telah terpenuhi.
“Pastikan seluruh pintu terkunci rapat, gembok terpasang, serta kompor dan perangkat listrik dalam keadaan mati untuk mencegah risiko kebakaran,” tegasnya.
Meski warga meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, perwira melati tiga tersebut menjamin bahwa personel Kepolisian akan terus bergerak melakukan patroli rutin secara berkala.
Terutama di wilayah pemukiman padat penduduk guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Waspada Fatalitas Kecelakaan Lalu-lintas
Di sisi lain, Kapolresta juga mewanti-wanti para pengendara untuk selalu waspada.
Mengingat tren kecelakaan lalu lintas sering meningkat selama masa Lebaran, ia berharap masyarakat dapat lebih disiplin di jalan raya untuk menekan angka fatalitas.
Jadikan momen Idulfitri ini sebagai kebahagiaan. Jangan sampai ternoda oleh insiden kecelakaan atau pencurian.
“Tetap berhati-hati, perhitungkan risiko, dan patuhi aturan lalu lintas agar selamat sampai ke kampung halaman,” pungkasnya.
(*)












