Nasional

Prabowo Pastikan Stok BBM dan Gas Aman, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi

34
×

Prabowo Pastikan Stok BBM dan Gas Aman, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi

Sebarkan artikel ini
SPBU PERTAMINA KALTIM - Ilustrasi petugas SBPU saat melayani customer pembelian BBM di salah satu Pom Bensin Kalimantan Timur. Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru di kawasan padat penduduk Simpang Tiga Gerilya–Damanhuri, Samarinda, tengah menjadi sorotan warga. (HO/Pertamina)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Jakarta, Rabu (11/3/2026), untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional tetap mencukupi.

‎Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut juga membahas perkembangan kondisi ekonomi global.

‎Menurut Teddy, dalam pertemuan itu turut disampaikan bahwa kondisi pasokan energi nasional saat ini masih dalam keadaan aman dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

‎“Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali,” ungkapnya.

‎Selain membahas stabilitas energi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

‎Salah satu fokus yang disampaikan Presiden adalah percepatan program swasembada energi guna mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi dari luar negeri.

‎“Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial untuk meningkatkan efisiensi belanja negara,” ujar Teddy.

‎Lebih lanjut, Presiden juga meminta seluruh jajaran pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika global yang terus berkembang agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

‎“Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga,” pungkas Teddy.

‎Sebelumnya, Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa stok BBM nasional selalu tersedia di seluruh wilayah Indonesia sehingga masyarakat tidak perlu khawatir maupun melakukan pembelian secara berlebihan.

‎Menurut Bahlil, pasokan BBM nasional tetap aman karena produksi dan distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai standar stok operasional yang telah ditetapkan pemerintah.

‎Ia juga menjelaskan bahwa kapasitas tampung tangki timbun BBM di dalam negeri memang terbatas. Saat ini, kapasitas tampung maksimal hanya sekitar 25 hari, sementara stok yang tersedia berada di kisaran 23 hari.

‎Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa angka tersebut bukan berarti stok BBM akan habis dalam waktu 23 hari, melainkan menggambarkan batas kapasitas penyimpanan yang dimiliki Indonesia saat ini. (*/)

Baca Juga:   Pemindahan ASN ke IKN Resmi Ditunda, Tunggu Arahan Presiden Prabowo