TITIKNOL.ID, PENAJAM – Musim panen padi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum mencapai puncaknya dan diperkirakan bergeser hingga setelah Lebaran 2026.
Hingga pertengahan Maret, realisasi panen masih jauh dari total luas tanam yang telah digarap petani.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, mengungkapkan baru sekitar 2.400 hektare yang telah dipanen dari total 6.800 hektare lahan.
Artinya, masih ada lebih dari 4.000 hektare sawah yang menunggu masa panen dalam beberapa waktu ke depan.
Menurut Gunawan, puncak panen diperkirakan terjadi setelah Hari Raya Idulfitri, seiring kesiapan tanaman di berbagai wilayah.
Saat ini, aktivitas panen di lapangan masih berlangsung secara parsial, dengan luasan sekitar 5 hingga 10 hektare per titik.
“Kalau sudah panen raya biasanya bisa ratusan hektare per hari. Saat ini masih spot-spot,” jelasnya.
Sejumlah wilayah seperti Kampung Baru, Sesumpu, Pejala, Saloloang, dan Sidorejo mulai melakukan panen sambil bersiap untuk musim tanam berikutnya.
Dinas Pertanian pun terus mendorong percepatan musim tanam kedua (MT 2), meski sebagian petani masih fokus menyelesaikan panen musim tanam pertama. (TN01)
Panen Padi di PPU Belum Maksimal, Puncaknya Diprediksi Usai Lebaran 2026












