Penajam

Primadona Wisata PPU, Tanjung Jumlai Masih Ramai di Hari Kelima Lebaran

22
×

Primadona Wisata PPU, Tanjung Jumlai Masih Ramai di Hari Kelima Lebaran

Sebarkan artikel ini

Memasuki hari kelima Lebaran 2026, destinasi andalan di Kabupaten Penajam roda empat terus berdatangan, memenuhi area parkir yang nyaris tak pernah kosong

MASIH PRIMADONA – Pantai Tanjung Jumlai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menjadi idola untuk dikunjungi saat libur termasuk saat libur Lebaran. (TITIKNOL.ID/CINDY)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Arus wisata ke Pantai Tanjung Jumlai belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Memasuki hari kelima Lebaran 2026, destinasi andalan di Kabupaten Penajam roda empat terus berdatangan, memenuhi area parkir yang nyaris tak pernah kosong.

Di bibir pantai, anak-anak hingga orang dewasa terlihat asyik bermain air. Sementara di daratan, keluarga-keluarga menggelar tikar, menyantap bekal dari rumah dan bercengkerama.

Data sementara yang dihimpun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU menunjukkan lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak hari ketiga Lebaran dengan jumlah lebih dari 3.000 orang.

Secara kumulatif, kunjungan mencapai 3.870 wisatawan naik dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kepala Disbudpar PPU, Safwana, menyebut Pantai Tanjung Jumlai masih menjadi primadona wisata bahari di daerah tersebut.

“Daya tarik wisata di PPU saat ini yang paling diminati masih Tanjung Jumlai dan kawasan Ibu Kota Nusantara,” kata Safwana, Rabu (25/3/2026).

Menurut dia, tren kunjungan wisata di PPU terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kehadiran IKN ikut mendongkrak minat wisatawan, terutama yang ingin menggabungkan kunjungan ke kawasan ibu kota baru dengan wisata alam di sekitarnya.

Padahal, pilihan destinasi di PPU tak hanya Tanjung Jumlai. Ada Pantai Nipah-Nipah, Pantai Istana Amal, Goa Tapak Raja, hingga wisata persawahan di Gunung Mulia.

Namun, akses yang relatif mudah dan suasana pantai yang terbuka membuat Tanjung Jumlai tetap unggul.

Salah satu pengunjung, Kamalia, mengaku baru sempat datang saat libur Lebaran tahun ini. Ia memilih Tanjung Jumlai karena jaraknya dekat dan mudah dijangkau.

Baca Juga:   Bulog Siap Serap 15 Ribu Ton Gabah Petani, Potensi Peredaran Uang Capai Rp80 Miliar

“Yang paling dekat kan pantai, sekitar setengah jam sudah sampai. Baru ada waktu juga,” ujarnya.

Baginya, suasana pantai yang ramai justru menjadi daya tarik tersendiri. Duduk santai di gazebo, menikmati jajanan, hingga mendengar debur ombak jadi cara sederhana melepas penat.

“Di pantai ramai, banyak yang jualan. Bisa sekalian healing dan foto-foto,” tutupnya.(TN01)