PenajamTitiknolKaltim

Dari Usulan ke Tahap Desain, Jembatan Sungai Riko Siap Dibangun 2026

48
×

Dari Usulan ke Tahap Desain, Jembatan Sungai Riko Siap Dibangun 2026

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Bapelitbang PPU Arif Afandi mengatakan usulan pembangunan telah diajukan langsung ke Kementerian PPN/Bappenas sejak Juli 2025, Rabu (1/4/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pembangunan Jembatan Sungai Riko di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tinggal menunggu realisasi setelah proses perencanaan bergulir sejak tahun lalu.

Sekretaris Bapelitbang PPU, Arif Afandi, mengatakan usulan pembangunan telah diajukan langsung ke Kementerian PPN/Bappenas sejak Juli 2025. Saat itu, jajaran Pemkab PPU dipimpin bupati melakukan audiensi dan mendapat respons awal dari pemerintah pusat.

Sejak diajukan, proyek tersebut terus berproses. Desain Jembatan Sungai Riko kini tengah dalam tahap review di tingkat provinsi. Jika rampung, Kementerian PUPR disebut siap menindaklanjuti ke tahap pembangunan.

“Sudah masuk review desain di provinsi. Kalau itu selesai, kementerian siap bangun,” kata Arif, Rabu (1/4/2026).

Nilai investasi proyek ini juga mengalami penyesuaian. Dari perencanaan awal sekitar Rp900 miliar, kini membengkak menjadi sekitar Rp1,2 triliun.

Anggaran tersebut bersumber dari APBN, mencakup pembangunan bentang utama sepanjang 1,5 kilometer, bentang pendek 500 meter, hingga jalan pendekat.

Jembatan Sungai Riko diproyeksikan menjadi jalur strategis penghubung wilayah pesisir PPU dengan kawasan industri Buluminung.

Infrastruktur ini juga memperkuat akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Arif menjelaskan, selama ini, akses utama melalui tol Pulau Balang tidak langsung menghubungkan Penajam. Kondisi itu dinilai membuat wilayah tersebut terlewati arus utama pergerakan.

“Dengan jembatan ini, akses dari Pulau Balang bisa langsung pendek ke Penajam. Kita dorong supaya Penajam tetap hidup,” kata dia.

Jika terealisasi, waktu tempuh dari pusat pemerintahan Penajam ke Balikpapan diperkirakan terpangkas menjadi hanya 30-40 menit.

Akses masuk direncanakan melalui Kelurahan Nenang, terhubung ke kawasan pelabuhan Buluminung dengan jarak sekitar 4-6 kilometer.

Saat ini, Pemkab PPU masih menunggu hasil review desain yang dijadwalkan menggunakan anggaran tahun 2026.

Baca Juga:   Hadiri HUT SMP Negeri 1 Penajam, Kepala Disdikpora Andi Singkeru Sampaikan Pesan Pj Bupati PPU

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik ditargetkan mulai tahun ini.

(TN01)