PenajamTitiknolKaltim

Disdukcapil PPU Dipadati Pemohon, Ada Pendaftar Polri Urus Data

24
×

Disdukcapil PPU Dipadati Pemohon, Ada Pendaftar Polri Urus Data

Sebarkan artikel ini
Suasana Disdukcapil PPU yang dipadati pemohon termasuk pendaftar calon peserta anggota Polri 2026, Kamis (2/4/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Layanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ramai dipadati pemohon, Kamis (2/4/2026).

Puluhan warga datang mengurus dokumen, didominasi calon peserta seleksi anggota Polri 2026.

Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, mengatakan peningkatan layanan terjadi setelah penerapan work from anywhere (WFA) pada 16-17 dan 25-27 Maret 2026 berakhir.

Setelah jam operasional kembali normal, aktivitas pelayanan meningkat. Khusus hari ini, keramaian dipicu kebutuhan verifikasi data untuk pendaftaran Polri.

“Hari ini ramai, salah satunya karena penerimaan anggota Polri. Setelah kami bantu verifikasi, biasanya ditemukan kekurangan data, itu yang langsung mereka urus ke sini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dokumen yang paling banyak diperbaiki meliputi perubahan data pada Kartu Keluarga (KK), pembaruan riwayat pendidikan, hingga penyesuaian identitas lainnya.

Menurut dia, akurasi data menjadi krusial dalam tahapan seleksi. Kesalahan sekecil apa pun berpotensi menggugurkan peserta.

“Kalau ada data yang tidak sesuai, langsung kami sampaikan. Jangan sampai hanya karena data pendidikan tidak diperbarui, peserta bisa gugur,” tegasnya.

Sebelumnya, kepolisian setempat juga telah mengajukan permohonan kepada Disdukcapil untuk terlibat dalam tim pemeriksa administrasi seleksi Polri 2026.

Disdukcapil kemudian menurunkan tim guna memastikan keabsahan dokumen kependudukan para peserta.

“Biasanya yang dilibatkan itu Dinas Pendidikan untuk verifikasi ijazah, dan kami untuk memastikan dokumen seperti KK, KTP, dan akta,” jelasnya.

Di tengah lonjakan permohonan, Disdukcapil memastikan pelayanan tetap berjalan optimal. Dalam sehari, jumlah layanan bisa menembus lebih dari 50 permohonan.

“Kami tetap maksimalkan pelayanan. Petugas siaga agar masyarakat bisa terlayani dengan baik,” pungkas Waluyo.

(TN01)