PenajamTitiknolKaltim

Hilang Saat Deres Karet, Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Sepaku

33
×

Hilang Saat Deres Karet, Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Sepaku

Sebarkan artikel ini
Tim BPBD PPU mengevakuasi jenazah korban di Sungai Sepaku yang diduga menjadi korban serangan buaya. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun untuk aktivitas deres karet. (dokumen pusdalops BPBD PPU)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Jikram (65), warga Sepaku yang dilaporkan hilang saat pergi ke kebun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di Sungai Sepaku, Minggu (5/4/2026) pagi.

Korban ditemukan mengapung sekitar 150 meter dari titik awal dilaporkan hilang.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/4/2026) usai pergi ke kebun untuk aktivitas deres karet.

Kebiasaan korban biasanya kembali sekitar pukul 10.00 WITA. Namun, hingga siang hari, korban belum juga terlihat.

Di lokasi kebun, warga hanya menemukan barang milik korban berupa handphone, rokok, dan topi di pondok peristirahatan.

Kepala BPBD PPU, Nurlaela, mengatakan, begitu laporan masuk, pencarian langsung dilakukan sejak hari pertama oleh tim gabungan bersama warga, dengan penyisiran darat dan sungai menggunakan perahu.

“Pencarian hari pertama dilakukan hingga pukul 01.30 WITA, namun belum membuahkan hasil,” ujarnya.

Upaya pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Pada Minggu pagi sekitar pukul 08.45 WITA, warga yang berkebun di sekitar lokasi melaporkan adanya mayat terapung di sungai.

Tim memastikan jenazah tersebut adalah korban, berdasarkan ciri-ciri yang dikenali.

“Warga melaporkan temuan mayat terapung, sekitar 150 meter tidak jauh dari lokasi awal,” kata Nurlaela.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Dari hasil pengamatan awal, ditemukan luka pada bagian leher dan pergelangan tangan kanan. Dugaan sementara, korban diserang binatang buas, kemungkinan buaya, saat berada di tepi sungai.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh tim gabungan kembali ke pos masing-masing.

BPBD PPU mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di wilayah yang berpotensi menjadi habitat satwa liar.

(TN01)