TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan normalisasi Sungai Lawe-Lawe untuk mengantisipasi banjir sekaligus menambah tampungan air baku.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan pengerukan dilakukan agar sungai mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi.
“Pengerukan itu supaya bisa menampung debit untuk bendung Lawe-Lawe, kedua persoalan penanganan banjir, kemudian untuk sumber saluran irigasi pertanian,” jelasnya.
Direktur PDAM Air Minum Danum Taka (AMDT), Abdul Rasyid membenarkan normalisasi tersebut dilakukan. Pengerukan itu kerja sama dengan UPT Pekerjaan Umum, dimana PDAM turut menanggung kebutuhan operasional, termasuk biaya bahan bakar.
“Fokus pekerjaan yaitu pendalaman dan pelebaran alur sungai agar kapasitas tampung meningkat,” kata Rasyid.
Ia menyebut, selama ini sebagian air mengalir ke laut tanpa dimanfaatkan. Dengan normalisasi, diharapkan volume air yang tertampung bisa lebih besar.
“Selama ini air terbuang ke laut tidak termanfaatkan. Jadi normalisasi itu dalam upaya mengamankan air baku,” jelasnya.
Pekerjaan dilakukan hingga ke bagian hulu, mendekati embung Lawe-Lawe. Kondisi debit di WTP Lawe-Lawe yang menurun juga menjadi pertimbangan perlunya penambahan sumber air.
(TN01)












