PenajamTitiknolKaltim

Disdukcapil PPU dan Paser Jemput Bola ke Rutan, Pastikan NIK Warga Binaan Valid dan Akses PBI Terbuka

3
×

Disdukcapil PPU dan Paser Jemput Bola ke Rutan, Pastikan NIK Warga Binaan Valid dan Akses PBI Terbuka

Sebarkan artikel ini
Disdukcapil PPU dan Paser jemput bola di Rutan Tanah Grogot pastikan NIK warga binaan valid untuk akses jaminan kesehatan, Sabtu (2/5/2026).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Upaya pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi warga binaan terus diperkuat oleh pemerintah daerah. Salah satunya melalui layanan jemput bola yang menyasar kelompok rentan di rumah tahanan.

‎Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Disdukcapil Kabupaten Paser melaksanakan perekaman biometrik dan pemadanan data di Rutan Kelas IIB Tanah Grogot.

‎Kegiatan ini menyasar tahanan dan narapidana guna memastikan setiap individu memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid sebagai dasar akses layanan publik.

‎Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi proaktif untuk menjangkau warga binaan yang selama ini kerap terkendala administrasi.

‎“Layanan ini mencakup verifikasi NIK, perekaman biometrik, serta pemadanan data kependudukan. Tujuannya agar hak administrasi warga binaan tetap terpenuhi, sekaligus membuka akses terhadap jaminan kesehatan melalui skema PBI,” jelasnya, Sabtu (2/5/2026).

‎Ia menegaskan, tanpa data kependudukan yang valid, warga binaan berpotensi kehilangan akses terhadap layanan dasar, termasuk layanan kesehatan.

‎Padahal, status sebagai tahanan atau narapidana tidak menghapus hak dasar sebagai warga negara untuk memperoleh pelayanan publik.

‎Namun demikian, program ini juga mengungkap masih adanya persoalan klasik dalam tata kelola administrasi kependudukan, terutama pada kelompok dengan mobilitas tinggi.

‎Masih ditemukan warga binaan yang belum memiliki dokumen lengkap atau mengalami ketidaksesuaian data, sehingga membutuhkan proses sinkronisasi lintas daerah.

‎Melalui kolaborasi Disdukcapil PPU dan Paser, diharapkan akurasi data semakin meningkat sekaligus mendukung perencanaan kebijakan berbasis data, agar tidak ada warga negara yang terlewat dari sistem administrasi kependudukan. (*)