PenajamTitiknolKaltim

Pemkab PPU Optimistis Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

3
×

Pemkab PPU Optimistis Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menaruh harapan besar terhadap keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.

Program tersebut diyakini mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah yang dimulai dari kawasan pedesaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, mengatakan Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif masyarakat.

Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat mengembangkan usaha mandiri, memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan lokal.

“Lembaga ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas serta hasil komoditas pertanian dan perikanan masyarakat,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Untuk memastikan keberlanjutan program tersebut, Pemkab PPU menyiapkan dukungan secara berkelanjutan melalui pembinaan manajemen koperasi, penguatan akses permodalan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola.

Langkah itu dilakukan agar KDKMP dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Tohar menegaskan, orientasi koperasi juga tidak hanya terpaku pada aktivitas simpan pinjam konvensional. KDKMP didorong untuk aktif menciptakan peluang usaha baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.

“Jadi dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup warga,” jelasnya.

Hingga saat ini, KDKMP telah resmi terbentuk di 54 desa dan kelurahan di Kabupaten PPU melalui mekanisme musyawarah masyarakat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 32 koperasi tengah memasuki tahap pembangunan gerai fisik dengan progres yang beragam, mulai dari tahap awal konstruksi hingga ada yang telah rampung dan siap beroperasi. (TN02)