TITIKNOL.ID – Borneo FC Samarinda tergabung di Grup D berdasarkan hasil drawing AFC Challenge League (ACGL) 2026. Pesut Etam akan bersaing dengan One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC dari Taiwan, serta pemenang babak kualifikasi antara Yangon United FC dari Myanmar dan Ezra FC dari Laos.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menunjuk Borneo FC Samarinda sebagai tuan rumah Grup D. Seluruh pertandingan grup dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada 18-24 Oktober 2026.
Menanggapi hasil undian tersebut, Pelatih Kepala Borneo FC Samarinda, Mauro Jeronimo, meminta timnya fokus mempersiapkan diri. Menurutnya, tiga pertandingan di fase grup menjadi bagian penting dalam perjalanan Pesut Etam di kompetisi Asia.
“Menurut saya kita harus memainkan tiga pertandingan pertama. Terlepas dari lawannya, kita harus mempersiapkan diri dengan baik. Kami bermain di Samarinda, jadi kami harus bermain di depan para penggemar kami, dan kami sangat termotivasi untuk memainkan pertandingan internasional ini,” ujar Mauro.
Pelatih asal Brasil itu mengaku belum ingin memberikan penilaian terhadap calon lawan sebelum melakukan analisis lebih mendalam. Ia menilai setiap pertandingan di kompetisi Asia memiliki tantangan tersendiri.
“Saya tidak ingin mengomentari lawan-lawannya karena saya tidak mengenal mereka. Saya harus mempelajarinya terlebih dahulu untuk memberikan pendapat. Namun saya yakin dalam sepak bola tidak ada pertandingan yang mudah. Kita harus rendah hati, kita harus bekerja keras agar bisa tampil baik dalam pertandingan tersebut,” jelasnya.
Status sebagai tuan rumah dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi Borneo FC. Selain tidak membutuhkan perjalanan jauh, Pesut Etam juga akan mendapat dukungan langsung dari suporter di Stadion Segiri.
Mauro berharap dukungan tersebut mampu menjadi tambahan energi bagi anak asuhnya sepanjang pertandingan.
“Faktanya kita bermain di rumah. Kami berharap dapat bermain dengan 12 pemain. Jumlahnya 11, ditambah dengan jumlah penggemar. Dan saya pikir ini akan memberi kita kekuatan besar untuk permainan dan daya maksimum,” katanya.
Ia menegaskan kebersamaan antara pemain dan suporter akan menjadi salah satu kekuatan Borneo FC dalam menghadapi persaingan di level Asia.
“Bersama para penggemar kami, baik di saat-saat baik maupun buruk, seperti yang selalu saya katakan, kita akan selalu lebih kuat,” imbuh Mauro.
Dengan status sebagai tuan rumah, Borneo FC memiliki keuntungan dalam hal adaptasi lingkungan, pemulihan pemain, hingga dukungan suporter selama fase grup berlangsung.
Meski demikian, Mauro mengingatkan skuadnya untuk tidak meremehkan siapa pun. Analisis terhadap One Taguig FC, Tainan City FC, maupun calon lawan dari jalur kualifikasi akan dilakukan sebagai bagian dari persiapan taktik tim.
Bagi Borneo FC, tampil di AFC Challenge League 2026 menjadi kesempatan untuk kembali membawa nama Indonesia di kompetisi antarklub Asia. Dengan dukungan publik Samarinda, Pesut Etam membidik hasil maksimal dan berharap dapat melangkah ke babak berikutnya. (*/)
Hasil Drawing AFC Challenge League 2026, Borneo FC Samarinda Tergabung di Grup D












