TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Grand Final Duta Pelajar Inspirasi Kota Balikpapan 2026 menjadi wadah bagi pelajar sekolah menengah pertama (SMP) untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan berkomunikasi dan berorganisasi.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, ajang tersebut tidak hanya menjadi sarana mencari pelajar berbakat, tetapi juga mendorong generasi muda untuk berani tampil di depan umum dan membangun semangat kompetisi yang sehat serta sportif.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut saat menghadiri Grand Final Duta Pelajar Inspirasi Kota Balikpapan 2026 di Gedung Theatre Kesenian Balikpapan, Jumat (2/10/2026) malam.
“Ini sangat baik sekali. Apresiasi dari Pemerintah Kota terhadap kegiatan seperti ini,” kata Bagus.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi pelajar untuk mengeksplorasi potensi diri, baik di bidang seni, musik, maupun tari. Selain itu, peserta juga mendapat kesempatan mengasah kemampuan mengekspresikan diri dan berkomunikasi di hadapan publik.
Kemampuan berbicara di depan umum atau *public speaking* menjadi salah satu aspek penting yang dapat dikembangkan melalui ajang tersebut. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal bagi pelajar untuk menghadapi lingkungan pendidikan dan sosial yang lebih luas.
Bagus menegaskan, kompetisi seperti Duta Pelajar Inspirasi juga perlu dimanfaatkan untuk menanamkan nilai sportivitas sejak dini. Dengan demikian, para peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga mampu menghargai proses dan peserta lainnya.
“Yang jelas, kegiatan semacam ini sangat positif, dan tentunya juga untuk membiasakan anak-anak kita berkompetisi secara sportif, secara sehat,” ujarnya.
Meski memberikan apresiasi, Bagus mengingatkan agar penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan pelajar tetap memperhatikan aspek kesantunan dan norma yang sesuai dengan usia peserta.
Ia menilai, cara berpakaian serta penyampaian ekspresi perlu menjadi perhatian agar tetap mencerminkan karakter dan etika pelajar.
“Mereka masih statusnya pelajar, yang harus punya kesantunan di dalam berpakaian. Kemudian cara menyampaikan ekspresinya juga mungkin masih dalam koridor adat ketimuran,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap ruang pengembangan bakat dan kreativitas bagi pelajar dapat terus tumbuh, sekaligus membentuk generasi muda yang percaya diri, berprestasi, menjunjung sportivitas, dan tetap mengedepankan nilai kesantunan. (*/)
Grand Final Duta Pelajar Inspirasi Balikpapan 2026, Bagus Susetyo Tekankan Sportivitas dan Kesantunan











