PenajamTitiknolKaltim

BPBD PPU Perkuat Kesiapsiagaan Warga Desa Api-Api Hadapi Ancaman Karhutla, Latih Warga Gunakan Alat Pemadam

126
×

BPBD PPU Perkuat Kesiapsiagaan Warga Desa Api-Api Hadapi Ancaman Karhutla, Latih Warga Gunakan Alat Pemadam

Sebarkan artikel ini
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pelatihan Desa Tangguh Bencana di Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Selasa (3/11/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan serta penanganan awal apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah mereka.
‎
‎Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai potensi dan risiko karhutla, langkah-langkah pencegahan, hingga upaya penanganan awal ketika terjadi kebakaran.
‎
‎Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung penggunaan peralatan pemadam kebakaran.
‎
‎Melalui praktik tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai tata cara menggunakan peralatan pemadam secara tepat. Dengan demikian, warga diharapkan mampu mengambil tindakan awal secara cepat dan terarah ketika menghadapi kebakaran sebelum api meluas.
‎
‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan peran aktif masyarakat dalam penanggulangan bencana, khususnya karhutla.
‎
‎Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mengantisipasi dan meminimalkan dampak kebakaran. Sebab, masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian diharapkan mampu melakukan penanganan awal secara cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan.
‎
‎Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, masyarakat Desa Api-Api tidak hanya memahami langkah-langkah pencegahan karhutla, tetapi juga memiliki keterampilan dasar dalam menggunakan peralatan pemadam kebakaran.
‎
‎Dengan bekal tersebut, masyarakat diharapkan semakin tangguh, mandiri, dan responsif dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan masing-masing.
‎
‎”Harapannya, melalui pelatihan ini masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi karhutla, sehingga potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak dini dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” demikian Nurlaila. (Humas/Adv/KominfoPPU).