TITIKNOL.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, H. Helmi Abdullah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kota Samarinda untuk merenovasi Masjid Raya Darussalam Samarinda.
“Renovasi ini merupakan langkah penting untuk menjadikan masjid tersebut sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang lebih modern dan representatif. Kita harus dukung penuh renovasi Masjid Raya Darussalam ini,” kata Helmi.
Helmi menjelaskan bahwa Masjid Raya Darussalam bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ikon Kota Samarinda. Renovasi ini diharapkan dapat menjadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang lebih modern dan representatif, serta meningkatkan kualitas ibadah umat Islam di Samarinda.
“Renovasi masjid ini juga sejalan dengan visi misi Samarinda menjadi kota peradaban,” imbuhnya.
Helmi pun mengajak semua pihak untuk mendukung renovasi masjid ini. “Mari kita bersama-sama bergotong royong untuk mewujudkan renovasi masjid ini,” ujarnya.
Masjid Bersejarah dengan Nilai Budaya Tinggi
Masjid Raya Darussalam merupakan masjid terbesar kedua di Kalimantan Timur setelah Masjid Islamic Center Samarinda. Masjid ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, terletak di tengah Kota Samarinda dan mudah dikenali dengan kubah besar berwarna hijau dan empat menara yang menjulang tinggi.
Dibangun pada tahun 1925 oleh orang-orang Banjar di Kampung HBS (sekarang kawasan Pasar Pagi), masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi, yaitu pada tahun 1953, 1967, dan terakhir pada tahun 1980-an.
Awalnya, masjid ini bernama Masjid Jamik dan dibangun di atas tanah seluas 25×25 meter di pinggiran Sungai Mahakam. Seiring perkembangan Kota Samarinda, masjid ini direlokasi ke Jalan Yos Sudarso dengan luas sekitar 15 ribu meter persegi.
Desain bangunan masjid ini terinspirasi dari arsitektur Kerajaan Turki kuno, dengan ciri khas kubah, menara, dan lengkungan pada pintu dan jendela. Masjid ini menjadi simbol keislaman dan budaya Kota Samarinda yang patut dilestarikan.
Renovasi untuk Mempercantik dan Memperkuat Fungsi Masjid
Rencana renovasi Masjid Raya Darussalam ini telah dianggarkan oleh Pemkot Samarinda sebesar Rp30 miliar. Renovasi ini bertujuan untuk mempercantik bangunan masjid, meningkatkan kenyamanan jemaah, dan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. (*/wil/adv)












